Tomas Maier Mundur dari Direktur Kreatif Bottega Veneta

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 17:59 WIB
Tomas Maier Mundur dari Direktur Kreatif Bottega Veneta Tomas Maier memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai direktur kreatif label Bottega Veneta setelah 17 tahun. (AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tomas Maier memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai direktur kreatif label Bottega Veneta setelah 17 tahun.

Maier sendiri sudah bergabung sejak 2001.

Saat ini posisi Maier diduduki CEO grup Kering, François-Henri Pinault yang ditunjuk langsung oleh Tom Ford.



"Semua ini berkat kreativitas tingkat tinggi Tomas sehingga Bottega Veneta jad seperti sekarang. Dia mengembalikan kemewahan label dan menjadikannya referensi yang tak perlu diperdebatkan. Dengan visi kreatifnya, ia memamerkan keahlian pengrajin dengan megah," kata Pinault dalam sebuah pernyataan resmi dikutip dari Vogue (14/6).

"Saya sangat berterima kasih padanya dan saya secara pribadi berterima kasih atas segala kerja keras dan untuk kesuksesan yang dicapai karena bantuannya."

Pernyataan ini dirasa tak berlebihan. Berkaca dari pengalaman masa lalu, label ini benar-benar berjuang untuk 'bertahan hidup'. Ia didirikan pada 1966 dan berusaha untuk bertahan di tengah maraknya industri fesyen pada akhir 1990-an. Perjuangan ini dimulai kala kepemimpinan singkat Katie Grand dan Giles Deacon.

Maier pun bergabung pada 2001 dan lihai bermain aksesori di mana ini merupakan produk andalan label. Pada 2005, Bottega Veneta pun mengeluarkan koleksi busana ready-to-wear. Begitu koleksi ini rilis, busana pun mencuri perhatian penikmat fesyen Milan Fashion Week.


Pada Februari, label pun merilis koleksi busana pria dan wanita untuk musim gugur 2018 dalam satu kali pertunjukan dalam gelaran New York Fahion Week. Menyusul kesuksesan pertunjukan, label ini pun membuka toko di Madison Avenue.

Selain piawai dalam hal aksesori dan busana, Maier pun jadi 'otak' di balik dibukanya Scuola della Pelletteria Bottega Veneta di Vecenza pada 2006. Sekolah ini khusus mempelajari teknik khas label yakni anyaman kulit.

Kabar perginya Maier dari label merebak saat publik sedang ramai membicarakan koleksi busana pria untuk musim semi 2019.

(chs/chs)