10 Destinasi Menikmati Fenomena 'Midnight Sun'

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 21/06/2018 12:50 WIB
10 Destinasi Menikmati Fenomena 'Midnight Sun' Pemandangan di Pulau Kulusuk, Greenland. (Istockphoto/Benedek)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fenomena alam di langit bukan hanya Galaksi Bimasakti atau Cahaya Utara. Ada juga Midnight Sun (Matahari Malam) yang seru untuk diamati.

Saat fenomena Matahari Malam berlangsung langit akan tetap cerah walau waktu sudah berubah malam.

Kebalikannya ialah fenomena Polar Night atau Malam di Waktu Siang, di mana matahari meredup hingga tengah hari.


Bagian bumi belahan utara sekitar Lingkar Arktik mengalami fenomena Matahari Malam saat pertengahan tahun kala musim panas, sementara Malam di Waktu Siang dialami saat musim dingin.

Puncak fenomena Matahari Malam diperkirakan terjadi pada 21 Juni 2018, di mana matahari bakal bersinar lebih panjang dari hari-hari biasanya.

Berikut ini lokasi terbaik untuk menikmati fenomena Matahari Malam di dunia:

1. Yukon, Kanada

Kanada menjadi destinasi yang pas bagi turis pecinta petualangan.

Di kawasan Yukon ada banyak kegiatan dalam alam liar yang bisa dilakukan selama terjadinya fenomena Matahari Malam, mulai dari piknik, festival musik sampai berperahu di sungai.

2. Greenland

Greenland menjadi negara pertama yang mengalami fenomena Matahari Malam. Durasinya juga paling lama dibanding yang lain.

Kawasan paling selatan mengalami fenomena selama hampir 20 jam mulai dari bulan April sampai akhir Agustus dan awal bulan Juni sampai pertengahan Juli.

Berlayar dengan perahu di tengah perairan yang diliputi tebing es menjadi kegiatan wisata yang paling diminati di sini.

[Gambas:Instagram]

3. Rusia

Di tengah perhelatan Piala Dunia Rusia 2018, kota St. Petersburg bakal diliputi fenomena Matahari Malam.

Fenomena ini akan dikemas menjadi festival seni budaya bertajuk 'Stars of the White Nights' mulai dari bulan Mei sampai pertengahan Juli.

Di Kamchatka Peninsula pengalaman menikmati fenomena Matahari Malam bakal lebih eksotis karena ada sungai, danau, sampai kaki gunung berapi yang juga bisa ikut dipandangi.

4. Norwegia

Sebagian besar kawasan utara Norwegia bakal mengalami fenomena Matahari Malam mulai dari akhir bulan April sampai akhir Agustus.

Oleh karena itu negara ini dijuluki sebagai 'Dunia dengan Matahari Malam'.

Hammerfest menjadi destinasi utama bagi yang ingin memandangi Matahari Malam menyinari alam liar Norwegia.

Sementara Svalbard dan Longyearbyen menyuguhkan pemandangan fenomena tersebut yang berbingkai kehidupan di tanah es.

[Gambas:Instagram]

5. Islandia

Fenomena Matahari Malam berlangsung di Islandia sejak pertengahan bulan Mei sampai pertengahan Agustus.

Durasinya juga berlangsung lama hampir 20 jam. Festival yang rutin diadakan demi menyambut fenomena tersebut bertajuk 'Secret Solstice', yang berisi pesta musik.

6. Finlandia

Di negara ini, fenomena Matahari Malam menyiratkan gradasi warna merah dan kuning, mirip dengan matahari terbenam.

Badan Pariwisata Finlandia menyarankan turis agar menikmati fenomena tersebut sambil bersauna, kegiatan yang sudah menjadi tradisi di negaranya.

Setelah bersauna, bisa juga datang ke Midnight Sun Film Festival.

7. Bjorkliden, Swedia

Swedia merupakan negara modern, namun di kawasan Swedish Lapland, tepatnya di Swedish Lapland, fenomena Matahari Malam masih bisa ditemukan.

Fenomena ini biasanya berlangsung mulai dari akhir bulan Mei sampai pertengahan Juli.

Piknik sampai datang ke festival musik sangat bisa dilakukan selama bulan-bulan tersebut. Tempat kongko juga bakal buka lebih lama.

[Gambas:Instagram]

8. Fairbanks, Alaska

Alaska menjadi destinasi tepat bagi mereka yang ingin menikmati fenomena Matahari Malam di Amerika Serikat.

Fenomena tersebut disambut dengan perhelatan Midnight Sun Festival. Walau hanya berlangsung 12 jam, namun fenomena tersebut membuat festival tetap terasa seru.

9. Shetland, Skotlandia

Shetland adalah kawasan perairan di Skotlandia yang dihuni sekitar 100 pulau kecil, meski hanya 15 pulau yang berpenghuni.

Fenomena Matahari malam di sini berlangsung sejak pertengahan bulan Mei sampai pertengahan Juli.

10. Riga, Latvia

Tak banyak yang mengenal Latvia, tapi sesungguhnya negara ini merupakan destinasi wisata musim panas yang menjanjikan keseruan.

Fenomena Matahari Malam berlangsung di ibu kotanya, Riga, yang juga memiliki kawasan perairan yang indah, salah satunya ialah Pantai Jūrmala.

Festival Jāņi juga menjadi acara seru menyambut fenomena ini setiap tahunnya. Pesta kuliner keju dan bir menjadi santapan utamanya.

[Gambas:Instagram]

(ard)