Seleksi CPNS 2018, BKN Ingatkan agar Calon Terdaftar Dukcapil

Rahman Indra, CNN Indonesia | Jumat, 22/06/2018 18:03 WIB
Seleksi CPNS 2018, BKN Ingatkan agar Calon Terdaftar Dukcapil Jelang penerimaan CPNS 2018 yang akan dibuka dalam waktu dekat, BKN mengingatkan publik agar terdaftar di Kependudukan dan Pencatatan Sipil. (Dok/Foto: ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi peringatan bagi para peminat CPNS 2018 yang akan segera dibuka dalam waktu dekat.

Lewat akun twitter resminya, BKN mengungkapkan agar publik memastikan NIK dan KK Terdaftar di database nasional Ditjen Dukcapil Kemendagri.

"Sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil atau hubungi kontak di bawah ini. Pendaftaran #CPNS2018 hanya melalui web SSCN BKN yg akan diaktifkan setelah pengumuman resmi," tulisnya pada Jumat (21/6).





Sebelumnya, Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan seperti dikutip dari laman resmi BKN, mengungkapkan: "Pemerintah memang berencana membuka penerimaan CPNS tahun 2018 setelah proses Pilkada selesai, sekitar akhir Juni atau awal Juli."

Penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah, sehingga titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta.

Selain mengumumkan peringatan menjelang penerimaan CPNS 2018 itu, BKN juga mengungkapkan telah memersiapkan beberapa perangkat untuk proses penerimaan CPNS mendatang.

Lewat surat keterangan yang diterima redaksi CNNIndonesia.com, BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional saat ini tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan menyusul rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS tahun 2018.

Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran secara online melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).


Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), BKN dikabarkan juga telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 - 10 juta pendaftar.

Untuk berbagai persoalan yang ada, publik dapat memberikan pengaduan melalui Sistem Helpdesk yang dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN.

Dalam proses seleksi, pelaksanaan SKD dan SKB pada CPNS 2018 tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT). 


Menindaklanjuti seleksi kali ini, BKN sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Penjajakan serupa dilakukan pula dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki fasilitas UKG dan UNBK.

Dengan kebijakan rekrutmen yang kompetitif, transparan, tidak KKN dan bebas biaya ini, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi yang berkaitan dengan penerimaan CPNS. Jangan pernah percaya jika ada pihak yang menjanjikan dapat membantu dalam penerimaan CPNS dengan atau tidak dengan imbalan tertentu.

Informasi resmi penerimaan CPNS hanya berasal dari web dan kanal informasi Kementerian PAN dan RB dan BKN. (rah/rah)