Kaum Nudis Paris Mulai Berani Tinggalkan Hutan

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 29/06/2018 17:03 WIB
Kaum Nudis Paris Mulai Berani Tinggalkan Hutan Ilustrasi. (REUTERS/Brendan McDermid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kaum nudis menganut filosofi hidup bahwa tak mengenakan pakaian membuat lebih dekat dengan alam. Kota Paris di Perancis menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi kaum nudis di dunia. Pasalnya di sana terdapat beragam objek dan kegiatan wisata yang bisa disambangi.

Kelas yoga dan tur museum merupakan kegiatan yang pernah diselenggarakan untuk kaum nudis di Paris.


"Sebelumnya kelompok kami lebih banyak menutup diri," kata Cedric Amato, salah satu anggota dari kelompok nudi Paris, ANP, yang juga mengatakan kalau saat ini ada 88 ribu orang kaum nudis yang berada di Kota Mode itu.


Namun kata Cedric saat ini kelompoknya melakukan lebih banyak kegiatan di luar pantai atau hutan.

Taman Bois de Vincennes dan restoran O'Naturel merupakan dua tempat yang populer dikunjungi kaum nudis.

Cedric mengaku senang kaum nudis diberi kesempatan untuk mengunjungi museum Palais de Tokyo pada beberapa bulan kemarin.

Saat acara diselenggarakan tercatat sebanyak 30 ribu kaum nudis datang.

Setelah sukses acara tersebut, Cedric berharap kelompoknya juga bisa mengunjungi museum Louvre atau Pompidou Centre.

"Kegiatan seperti itu membuat filosofi nudis semakin dikenal luas," ujar Cedric.

Cedric berharap Paris membuka lebih banyak tempat untuk kaum nudis, karena belum semua penduduk di sana menerima kehadiran kelompoknya yang dianggap aneh.

Johnny, anggota kelompok nudis yang telah berusia 70 tahun, mengatakan kalau filosofi hidup yang dijalaninya membuatnya lebih membuka diri dengan banyak orang.

"Filosofi nudis ini membuat saya mengenal orang lain tanpa perbedaan. Kami tak lagi menilai orang dari pakaiannya, mengenakan Hugo Boss atau Zara ya tidak masalah," ujar Johnny.

Akhir pekan ini kaum nudis di Paris akan kembali melakukan kegiatan di taman bermain Aventure Land.


Namun Johnny enggan datang ke sana, karena menurutnya kaum nudis harus mendekatkan diri ke alam, bukan ke khalayak ramai.

"Saya tidak mengerti mengapa mereka gemar melakukannya, tipikal orang Paris yang gemar memamerkan diri," kata Johnny.

Walau diberi banyak kebebasan, namun banyak anggota kelompok kaum nudis di Paris yang masih khawatir dalam melakukan kegiatannya.

Menjadi bahan ledekan atau diintip orang usil membuat mereka enggan mengaku ke kerabatnya bahwa mereka penganut filosofi nudis.

Bagi satu pasangan gay, berkegiatan nudis di hutan menjadi jalan keluar mereka untuk membebaskan diri.

Cedric mengatakan bahwa jumlah wanita dalam kelompoknya masih terbilang sedikit, namun setiap tahunnya ada saja yang bergabung.

"Saat ini ada sekitar 70 orang wanita yang bergabung," kata Cedric.

(ard)