Kampung Rinca dan Liang Ndara dalam Wisata Budaya Labuan Bajo

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 25/07/2018 10:29 WIB
Kampung Rinca dan Liang Ndara dalam Wisata Budaya Labuan Bajo Kementerian Pariwisata menggali dua potensi wisata yakni Liang Ndara dan Kampung Rinca di Labuan Bajo, NTT(Foto: Dok. Kementerian Pariwisata)
Labuan Bajo, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata menggali dua potensi wisata yakni Liang Ndara dan Kampung Rinca di Labuan Bajo, NTT dalam acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Wisata Sejarah dan Warisan Budaya pada pekan ini.

Salah satu pelaku usaha di bidang pariwisata pun merasakan manfaat dari hasil diskusi tersebut,

"Ini kontennya sangat menarik. Karena kami dipacu untuk menggali potensi wisata sejarah dan warisan budaya yang ada dua destinasi tersebut. Ini membuat kami berusaha terus memberikan yang terbaik bagi wisatawan," kata Getrudis Naus, pemilik Getrudis Tours and Travel Labuan Bajo.


Getrudis menilai dengan Bimtek ini nantinya memacu para pelaku pariwisata di Labuan Bajo untuk terus berinovasi. Diketahui, Labuan Bajo masuk ke dalam sepuluh destinasi prioritas nasional yang ditetapkan pemerintah.


Dipandu oleh Anggota Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah Religi Seni Tradisi dan Budaya Agni Malagina, para peserta diajak langsung terjun ke dua destinasi yang menjadi contoh di tersebut.

Agni mengatakan inti dari pelaksanaan Bimtek adalah memberi penyegaran pada pelaku pariwisata yang telah bergelut lama di Labuan Bajo, budaya dan sejarah dalam produk pariwisata.

"Nah, kami menentukan dua destinasi tersebut sebagai bahan observasi apakah keduanya mampu menjadi bagian dari produk wisata sejarah dan budaya yang solid di Labuan Bajo. Karena setelah akhir kunjungan peserta diwajibkan memberikan refleksi di dua destinasi tersebut sebagai bentuk umpan balik terhadap dua pengelola destinasi tersebut," kata Agni.


Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Rizki Handayani mengatakan wisata budaya juga sangat penting bagi pariwisata karena sebagian besar wisatawan mancanegara datang ke Indonesia terkait dengan budaya.

"Kalau dari sisi atraksi, maka budaya kita sudah sangat kuat, dan harus terus diperkuat," kata Rizki. "Setiap destinasi pariwisata, sejarah, religi, seni dan tradisi di Indonesia harus memanfaatkan unique resources of culture in Indonesia." (asa)