Seniman dari 6 Negara Akan Tampil di SIPA 2018

Kemenpar, CNN Indonesia | Jumat, 17/08/2018 18:46 WIB
Seniman dari 6 Negara Akan Tampil di SIPA 2018 Seniman dari enam negara akan tampil dalam perhelatan Solo Internasional Performing Arts (SIPA) di Benteng Vastenburg, Solo. (cagarbudaya.kemdikbud.go.id)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seniman dari enam negara akan tampil dalam perhelatan Solo Internasional Performing Arts (SIPA) di Benteng Vastenburg, Solo.

Acara yang mengangkat tema 'We Are The World-We Are The Nation' ini akan digelar pada 6-8 September mendatang dan diikuti oleh peserta dari Italia, Taiwan, Filipina, Rusia, Korea Selatan dan Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yakin acara ini akan membawa dampak positif bagi pariwisata Indonesia.


"Ini event internasional. Semangatnya tak sekadar memfungsikan seni pertunjukan untuk persoalan kesenian semata. Tapi juga tradisi bisa menjadi sarana untuk memunculkan semangat kebersamaan. Akhirnya adalah membumikan dan menggairahkan pariwisata Kota Solo dan Indonesia," ujar Arief, Kamis (16/8).
Benteng Vastenburg dipilih sebagai lokasi dengan beberapa pertimbangan. Benteng ini merupakan peninggalan Belanda yang terletak di kawasan Gladak, Surakarta sehingga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Lokasinya juga strategis karena berada di tengah kota, berdiri megah di atas lahan seluas 31.553 meter.

"Wajar bila SIPA 2018 ini panitianya menargetkan ada 10 ribu pengunjung dalam satu malam. Diharapkan 50 persen dari penonton adalah wisatawan," harap Menpar Arief Yahya.

Festival seni pertunjukan dunia yang digagas Presiden Jokowi saat masih menjabat sebagai Walikota Solo ini akan menampilkan beragam seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia. Dan semuanya siap ditampilkan selama tiga malam.

Selain panggung utama yang menyajikan aneka kesenian, SIPA 2018 juga menghadirkan bazaar yang buka mulai sore sampai malam hari selama acara digelar.

Terdapat 30 stan yang ikut berpartisipasi, mulai dari bazaar non kuliner berupa pameran produk, distro batik, kerajinan tangan hingga stan khusus kuliner yang akan menjual makanan-makanan dan minuman khas dari Solo atau pun di luar Solo.

Menurut Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan, Solo memliki unsur 3A yang bisa mendukung kesuksesan acara.

"Jangan pernah ragu untuk menyaksikan atraksi di Solo, karena kemasannya selalu bagus. Solo juga punya banyak amenitas berupa hotel berbintang sampai homestay. Ini akan memudahkan wisatawan," paparnya.

Selain itu, akses ke Solo pun sangat mudah.
"Solo mempunyai bandara internasional, bisa diakses juga melalui kereta api. Jadi, Solo dijamin nyawan buat wisatawan," tambahnya.

Direktur SIPA Irawati Kusumorasri mengatakan SIPA yang tahun ini memasuki tahun ke-10 memiliki pesan perdamaian.

"Persatuan menjadi pesan moral yang akan disuarakan dan digelorakan di panggung tahun ini. Pemilihan tema tersebut dikarenakan perdamaian saat ini sangat dibutuhkan semua manusia," ungkap Ira.

Ira menambahkan, di SIPA 2018 ini ada sejumlah delegasi dari 6 negara termasuk Indonesia yang akan memeriahkan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, SIPA 2018 akan menghadirkan beragam seni pertunjukan yang megah dan mewah antara lain seni tari, musik, teater, dan lain-lainnya dengan delegasi baik dari dalam mau pun luar negeri lintas benua.

"Untuk maskotnya SIPA 2018, kami menggunakan Melati Suryodarmo. Melati merupakan alumni Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Hubungan Internasional," ujarnya.

Melati mulai pendidikan seni rupa dan performance di Hochschule Fuer Bildende Kuenste Braunschweig Jerman dan menyelesaikan pascasarjana pada 2003. Melati juga sekaligus bekerja dan aktif dalam dunia seni Eropa selama 20 tahun. (stu)