Studi: Disinfektan Rumah Tangga Berisiko Bikin Anak Gemuk

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/09/2018 08:44 WIB
Studi: Disinfektan Rumah Tangga Berisiko Bikin Anak Gemuk ilustrasi gemuk (Kim Hong-Ji)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembersih pembasmi kuman atau disinfektan yang banyak digunakan di rumah tangga ternyata dapat berisiko memengaruhi berat badan anak-anak.

Penelitian teranyar menunjukkan kandungan disinfektan itu dapat mengubah bakteri Lachnospiraceae dalam usus anak sehingga membuat mereka kelebihan berat badan.

Studi yang baru saja dipublikasikan di Canadian Medical Association Journal itu menemukan adanya jumlah bakteri Lachnospiraceae lebih tinggi pada anak usia 3-4 bulan di rumah yang menggunakan disinfektan antimikroba setidaknya dua kali dalam seminggu. 


Pada anak usia 3 tahun dengan Lachnospiraceae yang tinggi, indeks massa tubuh (BMI) mereka juga lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tinggal di rumah tanpa disinfektan.


Meski demikian, peneliti menekankan bakteri tersebut normal ditemui di usus. Akan tetapi, pada jumlah yang berlebihan bakteri ini dikaitkan dengan penambahan berat badan.

"Bakteri itu merupakan komponen normal mikrobiota di usus kita. Namun, dari penelitian pada hewan bahwa kadar Lachnospiraceae yang lebih tinggi telah dikaitkan dengan lemak tubuh yang lebih tinggi dan resistensi insulin," kata peneliti senior dari University of Alberta, profesor Anita Kozyrskyj, dikutip dari CNN.

Studi ini menggunakan data dari Canadian Healthy Infant Longitudinal Development. Mereka menganalisis data 757 bayi lengkap beserta BMI dan produk disinfektan yang digunakan di rumah. Salah satu temuan penelitian itu adalah 80 persen rumah tangga di Kanada menggunakn produk disinfektan, paling banyak adalah pembersih lantai.

Peneliti menemukan peningkatan jumlah bakteri Lachnospiraceae pada rumah tangga yang sering menggunakan disinfektan. Pada saat yang sama, peneliti tidak menemukan hubungan yang sama dengan deterjen tanpa bahan pembasmi bakteri yang ditemukan pada disinfektan.


"Hasil ini menunjukkan bahwa mikrobiota usus Lachnospiraceae adalah pelaku dalam hubungan antara penggunaan disinfektan dan kelebihan berat badan," kata Kozyrskyj.

Meski ditemukan bukti kuat antara disinfektan dan kelebihan berat badan pada anak, peneliti mengaku masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat menyatakan mereka memiliki hubungan sebab-akibat. (ptj/chs)