Sejumlah Topik Perbincangan Tabu di Kantor

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 28/09/2018 10:51 WIB
Sejumlah Topik Perbincangan Tabu di Kantor Ilustrasi. (Istockphoto/mediaphotos)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bekerja di suatu perusahaan dengan etika kerja yang santai kerap ditemukan di perusahaan-perusahaan dengan dominasi karyawan muda.

Kegiatan bekerja memang tak melulu harus terlihat kaku dan membosankan. Sesekali bercanda tawa lumrah dilakukan.

Namun bukan berarti karyawan bisa bebas berbincang tanpa ada etika yang mengatur.


Dikutip dari Huffington Post, berikut beberapa topik tabu untuk dibicarakan dengan teman sekantor:

1. Membenci Pekerjaan Terakhir

Pengalaman buruk di kantor lama rasanya tak perlu dibicarakan oleh rekan kerja di kantor.

Ketika seseoang menyuarakan kebenciannya akan pekerjaan lamanya, hal ini dapat memberi kesan bahwa orang tersebut tidak memiliki rasa tanggung jawab atas tindakannya sendiri.

Dibanding mencelotehkan rasa benci kepada orang lain, sebaiknya pengalaman kerja yang buruk dijadikan pelajaran untuk kemudian hari.

2. Pandangan Politik

Tentunya tak bisa disangkal lagi bahwa pandangan politik yang berbeda kerap kali mengundang perselisihan.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan untuk tidak membawa pandangan politik pribadi saat berbincang dengan teman kantor.

Ketika membicarakan pandangan politik kepada atasan maupun bawahan, hal ini dapat menciptakan rasa tidak nyaman bagi mereka yang terlibat pembicaraan.

Membahas pandangan politik memang bebas dilakukan oleh siapa saja, namun waktu kerja bukan waktu yang tepat untuk itu.

3. Mencari Pekerjaan Baru

Jika memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan, baiknya rencana ini tak dibicarakan dengan teman kantor.

Membicarakan rencana resign dapat menciptakan gosip yang mengurangi produktivitas pekerja yang lain.

Baiknya bicarakan masalah kepergian di hari terakhir bekerja.

4. Masalah Kesehatan

Ketika memiliki masalah kesehatan serius, baiknya hal ini tak dibicarakan ketika berbincang dengan teman kantor.

Banyak orang yang kerap tak bisa memberikan respon baik ketika mendengar situasi buruk seperti masalah kesehatan serius pada seseorang.

Bukannya selesai, curhat masalah kesehatan yang tak ditanggapi dengan baik malah bisa mengundang permusuhan.

5. Hubungan Pribadi

Topik seks, percintaan atau masalah keluarga memang seru dibicarakan, tapi tidak dengan teman sekantor dalam jumlah banyak.

Rasanya tiga topik tersebut lebih pantas menjadi rahasia pribadi bukan rahasia umum.

Jika punya teman baik di kantor, ada baiknya membicarakannya secara privat atau di luar jam kantor.

6. Keluhan pada Atasan

Saat merasa terbebani oleh tugas bertubi-tubi yang diberikan atasan maupun sikap menjengkelkan yang tak seharusnya dilakukan, menyuarakan keluhan kepada teman sekantor bukanlah solusinya.

Perbincangan tersebut dapat dengan mudah menjadi buah bibir di kantor sehingga sang atasan yang dikeluhkan bisa saja mendengarnya.

7. Kritik Strategi Perusahaan

Tentunya hal seperti mengkritik strategi perusahaan ketika sedang bekerja di perusahaan tersebut merupakan perbincangan yang tak pantas, apalagi jika hanya dijadikan omongan bersama teman sekantor.

Memiliki kritik akan strategi perusahaan tempat bekerja memang diizinkan.

Namun, baiknya kritik seperti itu disuarakan langsung kepada atasan dengan cara baik.

(fey/ard)