7 Cara 'Move On' dari Liburan Saat Harus Kembali 'Ngantor'

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 20/06/2018 08:00 WIB
7 Cara 'Move On' dari Liburan Saat Harus Kembali 'Ngantor' ilustrasi bekerja (Roman Drits/Barn Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Libur panjang hampir berakhir, saatnya orang harus kembali ke rutinitas kerja.

Sebagian orang merasa malas apalagi membayangkan setumpuk pekerjaan plus kemacetan lalu lintas kota.

Atmosfer liburan memang terasa menyenangkan tapi ini bukan alasan Anda tak bisa move on dari liburan.



Akan lebih baik jika 'energi liburan' dapat dialihkan menjadi energi untuk kembali bekerja. Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips yang bisa dicoba agar tetap bersemangat.

1. Meditasi

Istilah 'jet lag' kerap dipakai banyak orang ketika harus kembali bekerja setelah libur panjang. Linda Smith, psikolog klinis yang berbasis di New York, AS mengatakan meditasi dapat memberikan energi baru.

"Yoga (napas yang mempengaruhi energi) 'ditemukan' sebelum psikologi," kata Linda dikutip dari Entrepeneur.

Jika merasa kehabisan energi, ambil jeda lima menit untuk menarik napas dan membuang napas dalam-dalam atau coba berjalan keluar. Banyak studi menunjukkan bernapas di luar dengan udara segar dapat membantu mengendurkan sistem saraf dan memberikan energi pada otak. Hal ini dapat meningkatkan fokus dan kreatifitas sehingga memulai kerja pun tak lagi lemas.

2. Rapikan meja kerja

Langkah awal sebelum mulai bekerja adalah merapikan meja kerja atau ruang kerja. Rasa malas bakal semakin menjadi jika didukung dengan keberadaan setumpuk kertas dan puluhan surat elektronik (email) yang berlum terbuka.

Daripada menghabiskan waktu untuk 'mengutuk' tumpukan pekerjaan lebih baik beri waktu untuk merapikan dan menata kembali dokumen-dokumen dan email.


3. Buat daftar aktivitas

Selain meja yang berantakan, rasa malas dan lemas akan menyebabkan sulit fokus. Untuk tetap fokus, Linda menyarankan untuk membuat daftar aktivitas.

Hanya saja, ia mengingatkan untuk tidak membuat daftar kegiatan di malam hari sebelum bekerja pagi. Hal ini justru dapat membuat orang sulit tidur.

"Kurang tidur akan mempengaruhi apa yang dirasakan dan performa di keesokan harinya," kata Linda.

Daftar aktivitas akan membuat orang fokus dan tidak kewalahan saat masuk kerja.

4. Pajang foto baru

Sebaiknya manfaatkan liburan sebagai pemicu semangat. Caranya? pajang foto baru di meja kerja. Foto diambil dari foto liburan terbaru bersama pasangan atau keluarga. Foto dapat jadi sumber energi positif dan meningkatkan energi.

"Perasaan dan energi punya relasi yang kuat. Saat perasaan positif meningkatkan energi, perasaan negatif mengosongkan energi, hal ini menjelaskan mengapa kita cepat marah saat lelah," papar Linda.

Ia menjelaskan mengingat kembali kenangan indah sat melihat foto bisa menimbulkan pemikiran positif. Kemudian hal ini dapat menjadi relaksan bagi otot dan napas. Bahkan dapat mengubah tingkah laku misalnya orang jadi sering tersenyum.


5. Nikmati minggu pertama kerja

Kembali bekerja bukan berarti orang tak bisa bersenang-senang. merencanakan makan siang bersama teman sekantor bisa membuat minggu pertama kerja jadi agak santai di tengah perjuangan adaptasi dengan ritme kerja.

Beri diri sendiri sesuatu yang dianggap istimewa saat istirahat siang semisal membeli minuman atau makanan ringan favorit.

6. Marah? Jauhkan diri dari ponsel

Rasa frustasi, stres atau marah kadang tak bisa dihindari. Namun semua ini dapat direspons tanpa merusak ritme kerja yang sudah dibangun. Octavius Black, pendiri Mind Gym sekaligus penulis menyarankan untuk menjauhkan diri dari ponsel saat marah.

"Jika Anda marah atau kecewa dengan kantor, jangan menelepon, menulis email apapun ke siapapun. Email atau panggilan emosional hanya akan membuat anda sibuk meperbaiki pekerjaan atau relasi yang rusak," katanya dikutip dari Telegraph.

Ia menyarankan untuk meninggalkan lingkungan kantor, lakukan sesuatu yang menyenangkan sampai ada perasaan tenang dan lega.

7. Tinggalkan kantor tepat waktu

Tak perlu bekerja hingga larut setelah liburan. Bukan karena setelah liburan, orang mengizinkan diri untuk bekerja hingga melewati batas waktu. Bekerja sesuai ketentuan dan pulang tepat waktu. Daripada bekerja hingga larut, lebih baik manfaatkan waktu untuk istirahat, menyiapkan energi untuk hari esok. (chs/chs)


BACA JUGA