Agar Terhindar Penipuan Berkedok Hotel Murah

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 18:10 WIB
Agar Terhindar Penipuan Berkedok Hotel Murah Ilustrasi. (Thinkstock/Bet_Noire)
Jakarta, CNN Indonesia -- Akomodasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam berwisata. Pasalnya kenyamanan tempat bermalam sering kali menentukan liburan yang menyenangkan.

Tapi akomodasi juga kerap menelan pengeluaran paling banyak dalam anggaran wisata.

Penginapan dengan fasilitas layaknya hotel bintang lima tentunya disertai harga yang tak murah.


Bermodalkan nekat dan harapan akan akomodasi ala hotel berbintang, tak jarang wisatawan justru terjerat penipuan berkedok penginapan berharga murah meriah.

Meliput Forbes pada Selasa (25/9), berikut adalah beberapa tips agar terhindari dari penipuan akomodasi saat berwisata.

1. Jangan terpaku pada gambar

Ketika mencari akomodasi di dunia maya, usahakan agar tak terpaku pada gambar yang tersedia.

Tak jarang tampilan gambar mengesankan justru berujung pada kamar hotel kumuh yang jauh dari tampilan gambar.

Dibanding mengandalkan gambar yang disediakan pemilik, gunakan fitur Google Earth atau Google Street View untuk memastikan kondisi properti yang akurat.

2. Waspada harga terlalu murah

Ada harga ada kualitas, begitu ungkapan yang sering dikatakan para turis.

Jika harga yang ditawarkan terlalu murah dari biasanya, ada baiknya dicurigai sebagai penipuan.

Sebelum memesan kamar dengan promo besar-besaran, cari tahu terlebih dahulu kisaran harga yang umumnya ditawarkan di wilayah tersebut.

3. Jangan bayar tunai

Metode pembayaran yang kerap digunakan dalam penipuan adalah transfer online.

Melalui metode pembayaran ini, pelacakan maupun pengembalian biaya lazimnya tak mungkin dilakukan.

Sebagai upaya waspada penipuan, selalu gunakan metode pembayaran dengan layanan kartu kredit.

4. Perhatikan komentar pelanggan

Situs akomodasi seperti TripAdvisor atau GoogleTrip pada umumnya menyediakan kolom komentar mengenai pengalaman bermalam di suatu akomodasi.

Sebelum memutuskan untuk memesan, baca kembali komentar pelanggan yang telah bermalam di sana.

5. Pesan dari jauh hari

Rencana berlibur baiknya disiapkan tanpa unsur buru-buru, pasalnya hal tersebut dapat mengakibatkan ketelodoran.

Di samping itu memesan penginapan dari jauh hari memungkinkan mengubah rencana ketika penginapan dirasa tak sesuai keinginan.

Dalam jangka waktu tertentu pada umumnya layanan akomodasi memperbolehkan pengembalian uang setelah pemesanan.

6. Jadi member

Setelah menemukan dan bermalam di penginapan yang tepat, jangan sungkan untuk kembali menggunakan layanan penginapan yang sama di kemudian hari.

Selain jauh dari kemungkinan penipuan, menjadi member juga dapat memunculkan promo-promo menarik yang sering kali diberikan oleh pemilik penginapan.

(fey/ard)