Senyapnya Paris di Hari Minggu

Tim , CNN Indonesia | Senin, 08/10/2018 17:37 WIB
Senyapnya Paris di Hari Minggu Ilustrasi. (Foto: AFP PHOTO / STEPHANE DE SAKUTIN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) di Jakarta, pertama kali diselenggarakan pada 23 Mei 2002 di kawasan Sudirman. Momen ini kerap dimanfaatkan oleh warga untuk berolahraga sembari rekreasi.

Indonesia sendiri bukan satu-satunya negara yang memberlakukan hari bebas kendaraan bermotor. Sejumlah negara lain seperti Belgia, Belanda, dan Taiwan juga turut berpartisipasi dalam upaya pengurangan polusi udara tersebut.

Mengikuti jejak sejumlah negara di penjuru dunia, Paris akhirnya ikut serta memberlakukan satu hari di setiap bulan tanpa lalu-lalang kendaraan bermotor.



Mengutip Lonely Planet, operasi ini telah dimulai pada Minggu (7/10) lalu, dan akan terus berlanjut pada hari Minggu pertama di setiap bulan.

Dalam kurun waktu mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore, wilayah jantung kota Paris akan bebas dari kendaraan bermotor dan dipenuhi oleh lalu-lalang sepeda dan pejalan kaki sebagai gantinya.

Peraturan ini berlaku bagi seluruh warga paris kecuali penduduk lokal area bebas kendaraan, pengiriman, transportasi umum, penjaga, personel perbaikan, dan mereka yang menghadiri layanan keagaman.

Namun diberlakukan juga pengecualian, misalnya pengendara tetap harus mematuhi batas kecepatan maksimum 20 kilometer per jam melalui jalur akses yang tersedia.


Berjalannya aksi tersebut juga disambut manis dengan pujian dari Walikota Paris, Anne Hidalgo.

"Ini merupakan buah dari kerjasama antara polisi, walikota kabupaten dan asosiasi lingkungan yang baik. Inilah aksi yang ditunggu-tunggu penduduk," ujarnya.

Hari bebas kendaraan bermotor di Paris pertama kali dilakukan pada September 2015, dan diterima dengan baik oleh warga setempat.

Melalui aksi tersebut, tingkat kebisingan kota Paris turun tiga desibel dibandingkan dengan hari-hari minggu sebelumnya.

(fey/agr)