Jakarta Fashion Week 2019

Sisi Halus Wanita Bak Sutra Dewangga ala Obin

CNN Indonesia | Jumat, 26/10/2018 13:32 WIB
Sisi Halus Wanita Bak Sutra Dewangga ala Obin Show BinHouse (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ungkapan klasik 'Halus wanita, bak sutra dewangga', menjadi pedoman Josephine W. Komara alias Obin merancang kain yang didedikasikan khusus untuk para wanita Indonesia. Istilah ini, dulu sempat populer lewat lagu Wanita ciptaan Ismail Marzuki pada 1940-an.

Berpegang pada kata-kata itu, Obin meracik ragam kain aneka warna yang kekinian tapi tetap tidak meninggalkan kesan autentik khas Indonesia. Sejalan dengan makna sutra dewangga yang berarti kain sutra dengan motif dan warna yang sangat indah.

Obin memamerkan koleksi Sutra Dewangga ini lewat label BINhouse dalam peragaan busana di Jakarta Fashion Week 2019. Sebanyak 116 helai kain dipadupadankan menjadi 48 tampilan yang dapat menjadi inspirasi pemakaian kain sehari-hari.



"Inilah yang dipersembahkan BINhouse kali ini. Kreasi kain-kain yang menjadi dasar padu padan bagi perempuan Indonesia," kata Obin dalam konferensi pers jelang show di Senayan City, Kamis (25/10).

Koleksi Obin kali ini banyak bermain pada potongan, pola dan tekstur kain dalam warna-warna yang cerah. Desainer senior yang sudah berusia 63 tahun ini membagi pameran koleksinya dalam tiga sekuens berbeda.

Show ObinFoto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Show Obin


Pada rangkaian pertama, belasan tampilan kain muncul dengan nuansa kasual. Beberapa model atasan mulai dari yang simetris hingga asimetris dipadukan dengan kain batik lilit. 

Kreasi warna ada yang dibuat senada dan beberapa tabrak warna. Meski begitu, sekuens ini tampak sederhana dipadukan dengan sneakers yang kekinian. Para model pun berjalan dengan santai dan nyaman seolah meninggalkan kesan formal dari kain itu.

"Para model berjalan luwes dengan gayanya sendiri itu sengaja. Demi memperlihatkan sesuatu yang real, tidak kaku dan bukan dibuat-buat," kata koreografer show Panca Makmun kepada CNNIndonesia.com.

Kreasi pun semakin beragam pada sekuens kedua. Kain ala jumpsuit dipadankan dengan atasan yang berlipat dan berisi khas model batwing dan loosing cutting. Beberapa kain dibuat dengan teknik lipatan dan sobek-sobek untuk memberikan kesan timbul.


Model bertumpuk atau layer yang diaplikasikan dengan tambahan luaran panjang hingga mata kaki dan juga selendang mendominasi pada sekuens ini. 

Sekuens terakhir, Obin menonjolkan kesan anggun dengan banyak bermain lewat siluet kebaya klasik seperti kutu baru yang tetap dibuat kekinian. (ptj/chs)


BACA JUGA