Destinasi Jelajah Gua di Gunungkidul

CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 20:31 WIB
Destinasi Jelajah Gua di Gunungkidul Ilustrasi. (CNNIndonesia/Yustinus Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi pecinta petualangan sekaligus sejarah dan keindahan alam, kegiatan menjelajahi gua paling tepat dijadikan agenda berlibur.

Jika ingin menikmati keindahan gua di Indonesia, Gunungkidul di Jawa Tengah merupakan salah satu kawasan gua-gua purba yang menantang. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Gua Braholo


Menyusuri Gua Braholo, pengunjung dapat menyaksikan langsung sisa-sisa artefak purba yang masih tersimpan dalamnya.

Sisa-sisa artefak tersebut diperkirakan berasal dari periode Pleistosen akhir, atau tepatnya sejak 33 ribu tahun lalu.

Gua ini dapat disambangi dengan perjalanan darat dari Kabupaten Gunungkidul selama dua jam.

Untuk mencapai mulut gua, pengunjung harus menaiki sejumlah anak tangga karena letak gua yang berada di lereng bukit.

2. Gua Jomblang

Gua Jomblang berlokasi di rentang perbukitan karst pesisir selatan.

Untuk memasuki area gua, pengunjung harus meluncur menggunakan bantuan tali dengan ketinggian yang beragam sesuai kemampuan.

Jalur VIP, yang merupakan jalur termudah hanya berjarak 20 meter.

Sedangkan untuk mencapai dasar gua, sisa jarak harus ditempuh dengan peralatan Single Rope Technique (SRT) dengan jarak ketinggian hingga 80 meter.

Mencapai dasar gua, pengunjung akan disambut dengan suburnya hutan purba yang masih terjaga keasliannya.

Jika ingin menjelajah Gua Jomblang, jasa pemandu dibanderol mulai dari Rp450 ribu hingga Rp1 juta per orang.

3. Gua Pindul

Jika ingin menikmati indahnya stalaktit dan stalakmit dengan kegiatan rafting, Gua Pindul tepat dijadikan sasaran.

Gua ini terletak di Desa Gelaran 1, Kelurahan Bejiharjo atau sekitar 7 kilometer dari pusat kota Wonosari.

Memasuki Gua Pindul, pengunjung harus membayar harga tiket total sebesar Rp45 ribu per orang. Namun harga tersebut belum termasuk perlengkapan rafting.

Selain kegiatan rafting, kawasan Gua Pindul juga diramaikan oleh sejumlah rumah makan dan penginapan sederhana.

4. Gua Tanding

Selain Gua Pindul, kegiatan rafting juga bisa dilakukan di Gua Tanding.

Untuk menikmati keindahan stalaktit dan stalagmit di atap gua, pengunjung harus menumpang perahu karet.

Kegiatan tersebut dapat dibanderol dengan harga Rp150 ribu dan Rp10 ribu untuk memasuki kawasan gua.

Pengunjung juga dapat berkemah di sejumlah lokasi yang disediakan.

5. Gua Rancang Kencono

Gua Rancang Kencono merupakan salah satu saksi bisu peperangan Indonesia melawan pejajahan Belanda.

Kabarnya, gua ini sering dijadikan tempat untuk merancang strategi perang para pejuang Indonesia pada masanya.

Selain memiliki makna sejarah, Gua Rancang Kencono juga populer suasana dan pemandangan dalam gua yang begitu magis.

Bahkan tak jarang orang mengidentikan gua tersebut dengan suasana mistis.

Untuk masuk ke dalam gua, pengunjung hanya diharuskan membayar tiket sebesar Rp10 ribu per orang dan menyewa perahu dengan Rp10 ribu per orang.

(fey/ard)