5 Momen Kontroversial dan Rasial Stefano Gabbana

CNN Indonesia | Kamis, 22/11/2018 17:39 WIB
5 Momen Kontroversial dan Rasial Stefano Gabbana Stefano Gabbana dan Domenico Dolce (AFP PHOTO / ALBERTO PIZZOLI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rabu (21/11) seharusnya menjadi hari besar untuk label Dolce & Gabbana. Label asal Italia ini seharusnya tampil dalam fashion show tunggal mereka yang bertajuk The Great Show di Shanghai.

Namun, pada akhirnya, pagelaran busana ini akhirnya harus batal menyusul adanya kontroversi rasis dari salah satu desainernya Stefano Gabbana. Selebriti, model, dan tamu-tamu, khususnya dari China memboikot show tersebut.

Selain itu, akun instagram @diet_prada mengunggah pembicaraan via pesan pribadi di akun media sosial antara Stefano Gabbana dan pengguna instagram dari Amerika yang menuduh label tersebut sebagai brand rasial.



Hanya saja ini bukan pertama kalinya Stefano Gabbana membuat 'keributan' di dunia maya. Dia juga menggegerkan dunia maya karena menyebut China sebagai country of s***.

Mengutip South China Morning Post, berikut beberapa hal yang menyeret nama Stefano Gabbana dianggap jadi biang kerok perdebatan dunia maya karena ucapan dan perbuatannya.

1. Anak sintetis
Dalam sebuah wawancara dengan koran Italia pada 2015, Domenico Dolce dan Stegfano Gabbana mengungkapkan bahwa anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua yang sama jenis kelaminnya (gay atau lesbian), dan lahir dengan bantuan inseminasi (IVF) disebut sebagai anak sintesis.

Hal ini menyebabkan banyak selebriti akhirnya mencercanya.

"Beraninya kamu menyebut anak saya yang cakap sebagai sintetis?" tulisnya.

"Beraninya kamu untuk membiarkan jari kecil Anda pada IVF, sebuah keajaiban yang memungkinkan orang-orang yang saling mencintai, berbeda jenis ataupun sesama jenis untuk memenuhi impian mereka punya anak. Pemikiran kuno Anda tidak sejalan dengan waktu, sama seperti mode Anda. Saya tidak pernah memakai Dolce & Gabbana lagi. #BoycottDolceGabanna.

2. Membully Selena Gomez
Musim panas 2018 Stefano Gabbana kembali membuat keributan. Keributan ini dimulai ketika akun instagram Italia The Catwalk mengunggah foto Selena Gomez.

Dia pun menuliskan komentar pedas di bawah foto tersebut. "Dia sangat jelek," tulis Gabbana.

Selebriti lain pun bereaksi terhadap komentar Gabbana. Beberapa selebriti seperti Miley Cyrus, stylist Karla Welch, sampai Law Roach mengungkapkan bahwa mereka akan berhenti memakaikan label Dolce & Gabbana ke klien mereka.


3. Membully Chiara Ferragni
Tak puas mengumpat Selena Gomez, Gabbana kembali mengumpat seorang fashion blogger Chiara Ferragni di hari pernikahannya.

Komentar negatifnya ini diungkapkan setelah akun instagram Harper's Bazaar mengunggah foto Ferragni yang memakai gaun pengantin Dior.

"Murah (cheap)," tulis Gabbana.

4. Iklan kontroversial
Label ini juga sempat punya masalah dengan kampanye iklan mereka. Saat mempromosikan #DGLovesNaples, mereka menampilkan busana mahal Dolce & Gabbana ke orang lokal Naples. Mereka digambarkan sebagai pekerja biasa atau pembuat pizza.

Iklan ini menuai kontroversi, namun alih-alih minta maaf atas kritiknya, Gabbana justru marah-marah.

"Saya tidak akan datang ke Naples untuk mempromosikan Anda lagi! Orang jahat, Anda memalukan Italia."

5. Rasial
Bulan April lalu, Dolce & Gabbana diwawancarai oleh koran itali Corriere della Sera. Mereka bicara soal masa depan label tersebut saat mereka sudah tak ada lagi.

"Saat kami sudah meninggal, kami akan meninggal," katanya.

"Saya tidak mau desainer Jepang mendesain Dolce & Gabbana." (chs/chs)