'Cenderawasih' Temani Sonia Fergina ke Miss Universe 2018

CNN Indonesia | Sabtu, 24/11/2018 09:22 WIB
'Cenderawasih' Temani Sonia Fergina ke Miss Universe 2018 Cendrawasih menjadi tema National Costume yang dibawa Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra ke panggung Miss Universe di Bangkok, 16 Desember 2018. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Burung cenderawasih bakal menemani langkah Puteri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra mengikuti kontes kecantikan dunia Miss Universe 2018. Sonia akan mengenakan kostum nasional bertemakan burung cenderawasih karya Dynand Fariz dari Jember Fashion Carnaval di kompetisi National Costume.

National Costume merupakan salah satu kompetisi bergengsi dalam rangkaian kontes Miss Universe. Kompetisi ini dianggap sebagai representasi dari negara yang diwakili.

Tahun ini, Indonesia mengangkat keindahan dari tanah Papua yakni cenderawasih. Dengan tema Birds of Paradise (burung surga), julukan cenderawasih, Dynand ingin menunjukkan keindahan Indonesia lewat busana yang bakal dikenakan Sonia.


"Sudah lama saya ingin mengangkat tentang Papua dan menyuarakan burung cenderawasih yang indah," kata Dynand saat konferensi pers jelang keberangkatan Sonia ke Miss Universe 2018 di Jakarta, Jumat (23/11).


Keindahan itu tampil melalui busana megah berbulu panjang dan menjuntai dengan nuansa kuning, putih dan merah maroon. Kilau bebatuan dan permata membuat busana ini semakin elegan.

Terdapat tiga burung cenderawasih besar di bagian bahu kiri dan kanan serta kepala. Ada pula 10 burung cenderawasih kecil yang bisa bergerak mengepakkan sayap di bagian belakang busana Sonia. Tak tanggung-tanggung, Dynand menyebut busana ini memiliki berat hampir 19 kilogram.

Untuk membuat busana ini, Dynand membutuhkan waktu total enam bulan yakni tiga bulan untuk riset dan tiga bulan untuk merancang busana Birds of Paradise. Baju ini dirancang khusus untuk dibawa Sonia ke Miss Universe 2018.

[Gambas:Instagram]

"Ini baru pertama kali di sini dan dirancang untuk Sonia," ujar Dynand.

Sonia mengaku bangga bisa mengenakan busana rancangan desainer andal itu. Lewat kostum nasional ini, Sonia ingin memperkenalkan keindahan burung cenderawasih, Papua, dan Indonesia.

"Baju ini menunjukkan kekuatan tapi juga lemah gemulai, anggun dan megah," ujar Sonia yang merupakan puteri asal Bangka Belitung.


Selain busana Dynand Fariz ini, Sonia juga bakal memakai gaun malam atau evening gown karya Anaz. Sang desainer merancang gaun etnik kreasi yang memadukan kain songket Palembang dengan bordiran motif bulu burung merak. Nuansa perak dengan taburan kilau mutiara menghiasi gaun ini.

Anaz juga menyiapkan gaun malam berwarna keemasan bertabur kristal dengan tema Anaphalis Javanica. Gaun ini terinspirasi bunga edelweis yang tumbuh di padang savana pegunungan Jawa dan melambangkan keabadian.

Sonia juga membawa kebaya batik karya Anne Avantie, gaun dari Ghea Panggabean, serta gaun dari Tommy Pancamurti.

Sonia akan mengikuti karantina dan serangkaian kompetisi di Miss Universe 2018 pada 29 November hingga malam puncak grand final pada 16 Desember di Bangkok, Thailand. (ptj/end)