Festival Noken 2018 Kenalkan Budaya Papua

Kemenpar, CNN Indonesia | Jumat, 07/12/2018 04:38 WIB
Festival Noken 2018 Kenalkan Budaya Papua Legitimasi terhadap noken telah diberikan UNESCO pada 4 Desember 2012. (Foto: CNN Indonesia/Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Noken, tas khas masyarakat Papua, sarat akan filosofi. Baru-baru ini ada Festival Noken 2018 yang digelar di Gedung MRP, Kotaraja, Abepura, Jayapura, Papua. Festival tersebut juga dimeriahkan atraksi budaya, dan pameran.

Festival Noken 2018 dihelat pada 4 sampai 5 Desember kemarin. Melalui ajang ini, wisatawan pun bisa mengetahui lebih banyak budaya Papua.

"Festival Noken selalu jadi momentum paling ditunggu. Sebab, ada banyak inspirasi yang diberikan oleh event ini. Wisatawan bisa mengeksplorasi budaya Papua melalui sebuah noken secara detail," ungkap Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/12).


Giri mengatakan legitimasi terhadap noken telah diberikan UNESCO pada 4 Desember 2012 silam. Pengakuan ini sekaligus menjadi 'konservasi' kekayaan intelektual Papua. Sebab, noken dimiliki oleh sekitar 250 suku bangsa di Papua, juga Papua Barat.


Dia melanjutkan, noken sangat lekat dengan keseharian masyarakat Papua, bahkan benda ini multifungsi. Untuk noken ukuran besar, biasanya digunakan untuk mengangkut beragam barang.

Ada hasil pertanian, kayu bakar, hingga barang kebutuhan hidup sehari-hari. Noken juga biasanya dipakai dalam upacara adat. Lebih lanjut, Noken yang berukuran kecil berfungsi sebagai tas sekolah.

"Noken ini luar biasa. Ada banyak experience terbaik yang akan diterima wisatawan bila berkunjung ke sana. Sebab, Festival Noken ini juga membagikan inspirasinya dalam bentuk lain. Yang pasti festival ini juga memberikan banyak kemeriahan dan kegembiraan," papar Giri.

Festival Noken 2018 memiliki sub-event Pameran Noken hingga Diskusi Panel. Pameran Noken ini pun memajang beragam jenis dan ukuran noken lengkap dengan nilai sejarahnya.

"Bukan hanya menikmati, pengunjung festival juga bisa berinteraksi. Mereka bisa menggali banyak hal terkait noken ini. Lalu, belajar bagaimana proses pembuatannya. Yang jelas, Festival Noken jadi destinasi budaya terbaik. Apalagi, segala sesuatu menyangkut budaya Papua bermuara pada nilai eksotis," tuturnya Giri.


Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengakui bahwa Papua memiliki banyak potensi. Selain itu saran pendukung wisata pun telah memadai untuk wisatawan.

"Papua memiliki banyak potensi. Kekuatan ini ditampilkan dalam Festival Noken 2018. Wilayah ini memiliki paket lengkap. Selain atraksinya, Papua juga didukung aksesibilitas dan amenitas luar biasa. Ada banyak pilihan flight menuju Papua setiap harinya. Hotelnya juga banyak pilihan. Jangan lewatkan juga kulinernya yang khas," tutup Arief (mid/mid)