Hotel Unik di Swedia, Buka Selama 3 Bulan Lalu Meleleh

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 19:04 WIB
Hotel Unik di Swedia, Buka Selama 3 Bulan Lalu Meleleh Salah satu rancangan kamar Ice Hotel di Swedia pada tahun ini. (Dok. https://www.icehotel.com/)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada pemandangan unik di kawasan Lapland, Swedia, setiap akhir tahun. Selain salju yang membuat panorama jadi serba memutih, terdapat juga bangunan unik berupa Ice Hotel.

Bukan hotel sembarang hotel, karena tempat penginapan ini hanya beroperasi selama musim dingin.

Tahun ini diperkirakan Ice Hotel akan beroperasi selama 12 pekan, terhitung mulai 17 Desember 2018, sebelum akhirnya meleleh.


Berlokasi di Jukkasjärvi, sebanyak 34 seniman dari 13 negara turun tangan dalam pembangunan hotel yang dinding, lantai dan atapnya terbuat dari bongkahan es ini.

Sejak beberapa bulan yang lalu mereka berada di Jukkasjärvi untuk merancang 2.500 ton salju dan es menjadi bangunan hotel nan istimewa.

Tahun ini tepat Ice Hotel berusia yang ke-29 tahun. Bukan cuma jadi pajangan selama musim dingin, bangunan ini benar-benar bisa diinapi selama liburan akhir tahun.

Agar semakin kokoh, para seniman menggabungkan bahan salju dan es yang disebut snice (snow and ice) sebagai bahan bangunan Ice Hotel.

Jika bahan yang digunakan ialah es loli, maka terhitung sebanyak 110 juta es loli menjadi bahan bangunan hotel ini.

Bukan cuma dinding, lantai dan atapnya yang terbuat dari 'snice'. Pernak-pernik di dalamnya, seperti lampu chandeliers, juga terbuat dari bahan yang sama.

[Gambas:Instagram]

Sebuah chandeliers dibuat dari 1.000 kristal es yang kini menghiasi ruangan makan utama hotel.

Kamar tamunya pun dibuat bertema, ada tema lautan bertajuk 'The Living Ocean Suite' yang dibuat oleh seniman Inggris, Jonathan Paul and Marnie Green.

Ada juga yang bertema hutan bertajuk 'Spruce Woods' dengan dekorasi berupa api unggun dari ukiran es.

Dikutip dari House of Beautiful pada Selasa (18/12), pembangunan Ice Hotel sudah dimulai sejak bulan Maret setiap tahunnya.

Seluruh bahan bakunya berasa dari aliran air di sungai Torne yang dibekukan hingga Oktober, saat dimulainya pengerjaan.

Dari informasi situs resminya, tarif menginap di Ice Hotel seharga Rp4,5 juta per malam yang sudah termasuk sarapan.

(agr/ard)