Suka Cium Bau Kaos Kaki Kotor, Pria China Infeksi Paru-paru

CNN Indonesia | Rabu, 19/12/2018 12:01 WIB
Suka Cium Bau Kaos Kaki Kotor, Pria China Infeksi Paru-paru ilustrasi kaos kaki (Istockphoto/audriusmerfeldas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rasanya tak ada yang mau dah ikhlas untuk mencium aroma kaos kaki yang sudah dipakai berhari-hari, bahkan oleh dirinya sendiri. Aroma 'semerbak' yang mengganggu dari kaos kaki bekas ini ternyata tak cuma menjijikkan tapi ternyata berpotensi mematikan juga.

Seorang pria China baru-baru ini harus masuk rumah sakit karena menderita infeksi jamur di paru-parunya. Infeksi ini disebabkan oleh kebiasaannya untuk mencium aroma kaos kaki bekas pakai miliknya.

Mengutip Oddity Central, pria dengan nama keluarga Peng ini mengeluhkan rasa sakit di dadanya dan batuk tak berkesudahan.



Setelah menjalani pemeriksaan termasuk sinar X di rumah sakit, dokter mengungkapkan bahwa dia mengalami infeksi paru-paru. Tak cuma itu, dokter menemukan bahwa jamur yang menginfeksi paru-parunya ini biasanya ditemukan dalam sepatu yang sudah dipakai.

Dokter sempat merasa keheranan, dia pun memberi banyak pertanyaan pada Peng. Dia pun mengakui bahwa dia punya kebiasaan lama untuk mencium aroma kaos kaki kotornya setiap hari. Kebiasaan ini dilakukannya setiap kali habis kerja, sebelum meletakkannya ke keranjang cucian.

Dokter menyimpulkan bahwa jamur yang menyebabkan infeksi di paru-paru Peng ini masuk ke dalam paru-parunya ketika dia menghirup kaos kaki kotornya dalam-dalam. Namun biang keroknya mungkin bukan hanya itu, masalahnya infeksi akibat hal tersebut terbilang sangat jarang.

Dokter menyimpulkan kalau selain soal bakteri, infeksi juga disebabkan karena lemahnya sistem imun Peng saat itu.


"Infeksi juga bisa dipengaruhi karena pasien kurang istirahat di rumah karena dia harus menjaga anaknya. Ini membuat sistem imunnya lemah," kata Mai Zhuanying dari rumah sakit Zhangzhou no 909.

Saat ini Peng mendapat perawatan di rumah sakit tersebut. Peng beruntung, infeksinya masih dalam tahap awal.

(chs/chs)