Obesitas Mengancam AS dalam Dua Dekade Terakhir

CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 10:37 WIB
Obesitas Mengancam AS dalam Dua Dekade Terakhir Ilustrasi obesitas (AFP TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Obesitas tengah mengancam Amerika Serikat. Selama dua dekade terakhir, orang-orang AS berpostur lebih gemuk dan lebih pendek dari rata-rata sebelumnya.

Kondisi itu dianggap sebagai epidemi obesitas yang menyerang AS. Sebanyak 40 persen orang AS mengalami obesitas.

Pusat Nasional Statistik Kesehatan AS mencatat, berat badan rata-rata, lingkar pinggang, dan indeks masa tubuh (BMI) pada orang dewasa telah meningkat selama 18 tahun terakhir.



"Peningkatan berat badan yang signifikan terlihat dari waktu ke waktu bagi pria dan wanita," tulis laporan tersebut, melansir AFP.

Fakta itu didapat dari pemeriksaan fisik pada lebih dari 47 ribu warga AS di atas usia 20 tahun.

Hasilnya, rata-rata berat badan pria AS berkisar pada 89,8 kilogram. Angka itu naik sekitar 4 kilogram dari berat rata-rata pria pada 1999-2000 sekitar 86 kilogram.

Sementara rata-rata berat badan wanita berkisar pada 77 kilogram, naik 3 kilogram dari 77 kilogram pada 1999.

Ukuran pinggang rata-rata pria AS juga meningkat dari 99 sentimeter menjadi 102 sentimeter. Sementara ukuran pinggang wanita tumbuh sekitar 6 sentimeter dari 92 sentimeter pada 1999 menjadi 98 sentimeter saat ini.


Dari segi tinggi badan, pria dan wanita AS juga cenderung lebih pendek dari sebelumnya. Untuk pria, tinggi badan rata-rata berkisar pada 175,4 sentimeter, turun dari 175,6 sentimeter pada 1999.

Kenaikan yang sama juga berlaku pada ukuran indeks massa tubuh (BMI) yang dijadikan indikator kesehatan utama. Data menunjukkan angka BMI pria mengalami peningkatan dari 27,8 pada tahun 1999 menjadi 29,1 pada 2015. Sementara wanita naik dari 27,8 menjadi 28,2.

Obesitas menjadi salah satu kondisi berbahaya bagi tubuh. Obesitas mampu meningkatkan berbagai risiko penyakit seperti jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan jenis kanker tertentu. (asr/asr)