Malam Natal, Risiko Serangan Jantung Naik 37 Persen di Swedia

CNN Indonesia | Selasa, 25/12/2018 19:03 WIB
Malam Natal, Risiko Serangan Jantung Naik 37 Persen di Swedia Ilustrasi. (AFP/Tolga Akmen)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keriaan, euforia, dan semangat di Malam Natal di Swedia ternyata berisiko meningkatkan risiko serangan jantung sebanyak 37 persen.

Menurut sebuah studi terbaru, serangan jantung ini biasanya terjadi pada pukul 22.00 pada malam Natal.

Penelitian yang dilakukan para peneliti dari Swedia melihat adanya hubungan antara waktu dan risiko serangan jantung. Mereka menemukan bahwa malam Natal, liburan musim panas pertengahan tahun, dan Senin pagi merupakan waktu dengan risiko terjadinya serangan jantung yang tertinggi. 



Penelitian yang diterbitkan dalam BMJ edisi Natal, dikutip dari Pulse, menganalisis periode waktu dari 283.014 terjadinya serangan jantung yang dilaporkan ke unit perawatan jantung Swedia selama 16 tahun (1998-2013).

Sebagai hasilnya, liburan Natal dan pertengahan musim panas dianggap sebagai waktu paling tinggi risiko terjadi serangan jantung.

Tak cuma itu, hari Senin dan tahun baru juga dianggap meningkatkan risiko serangan jantung sampai 20 persen.


Risiko tertinggi adalah di malam Natal yaitu sampai 37 persen di Swedia. Peneliti menjelaskan bahwa di negara itu, malam Natal merupakan puncak perayaan yang setara dengan kemeriahan hari Natal di Inggris. Hal ini menyebabkan meningkatnya euforia dan emosi.

Namun orang yang paling berisiko adalah mereka yang berusia di atas 75 tahun dan memiliki catatan kesehatan diabetes dan jantung. (chs/chs)