Pria Pensiunan Tak Sengaja Temukan Mutiara Saat Makan Tiram

CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 17:40 WIB
Pria Pensiunan Tak Sengaja Temukan Mutiara Saat Makan Tiram ilustrasi mutiara (Istockphoto/IGraDesign)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberuntungan memang tak bisa diduga kapan datangnya. Seorang pria di New York, Amerika Serikat mendapatkan kejutan saat sedang menikmati tiram.

Saat tengah mengunyah tiram, pria itu menggigit sebuah mutiara. Penemuan mutiara di dalam tiram ini merupakan hal langka.

Pria beruntung itu adalah seorang pensiunan eksekutif perhotelan Rick Antosh yang sudah berusia 66 tahun. Di siang itu, Antosh menikmati roti panggang tiram saat sedang reuni dengan kawan SMA di Grand Central Oyster Bar di Grand Central Station, New York. 



Ini merupakan kali kesekian Antosh memakan tiram. Namun, untuk kali pertama dia merasakan sesuatu yang berbeda saat mengunyah kerang itu. 

Jika biasanya daging kerang terasa lembut, kali ini terasa begitu keras. Dia sempat khawatir karena mengira giginya lepas.

"Saya tiba-tiba merasakan sesuatu seperti gigi atau tambalan dan itu mengerikan. Dan waw, kemudian saya menyadari itu bukan gigi yang lepas, tapi itu sebuah mutiara," kata Antosh kepada CNN afiliasi dengan PIX11 News.

Antosh lalu mencari tahu lebih lanjut soal mutiara itu kepada pelayan di Oyster Bar. 

"Saya tanya kepada managernya seberapa sering ini terjadi. Dan dia bilang, dia belum pernah mendengar ini pernah terjadi," ucap Antosh pada PIX11.

Meski tak biasa, Antosh mengaku akan kembali datang ke Oyster Bar untuk mencoba peruntungan mendapatkan lebih banyak mutiara.


Ahli kerang pun memastikan kejadian ini merupakan sesuatu yang langka. Asisten profesor di University of Maryland Center Matthew Gray menyatakan kemungkinan menemukan kerang di dalam tiram seperti 1/10.000.

"Menemukan mutiara dalam tiram yang dapat dimakan adalah sangat jarang. Secara anekdot, diperkirakan sekitar 1/10.000," kata Gray kepada CNN melalui email.

Gray mengatakan Antosh sangat beruntung menemukan mutiara dalam daging tiram itu. Biasanya, permata itu ditemukan di cangkangnya.

Tiram merupakan makanan yang sudah dikonsumsi sejak 2.000 tahun lalu. Mutiara terbentuk secara alami di dalam cangkang spesies tiram tertentu, tapi ini pun sangat jarang sekali terjadi.

Mutiara itu terbentuk saat puing-puing, hama atau bahan lain masuk di antara dua lapisan tiram. "Tiram menutup hal itu dengan membungkus benda asing dalam bahan kulit mereka," kata Gray.

Gray menyebut harga mutiara dari tiram yang dapat dimakan lebih rendah dibanding mutiara dari jenis kerang yang tak bisa dikonsumsi. Pasalnya, mutiara dari tiram yang bisa dimakan tidak terlalu berkilau.

Sebagai perbandingan, mutiara berkilau peninggalan Ratu Prancis Marie Antoinette dilelang mencapai US$36 juta atau sekitar Rp525 miliar.

Harga mutiara yang ditemukan oleh Antosh diprediksi mencapai US$2.000-4.000 atau sekitar Rp30-58 juta.


(ptj/chs)