Cara Antisipasi Terjangkit Norovirus saat Wisata Kapal Pesiar

CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 14:05 WIB
Cara Antisipasi Terjangkit Norovirus saat Wisata Kapal Pesiar Ilustrasi. (Screenshoot via edition.cnn.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan kemarin norovirus menyebabkan kegegeran di salah satu kapal pesiar terbesar di dunia yang dioperasikan Royal Caribbean International, Oasis of the Seas.

Virus penyakit dengan gejala pusing, mual, diare, sakit kepala dan keram perut ini menyebabkan 277 penumpang kapal pesiar Oasis of the Seas harus mendapat penanganan dokter.

Akibat norovirus, kapal pesiar Oasis of the Seas harus mempersingkat waktu pelayarannya di perairan Karibia. Biaya yang sudah dibayar terpaksa dikembalikan.


Cruise Lines International Association (CLIA), seperti yang dikutip dari Telegraph pada Kamis (17/1), mengatakan kalau norovirus bisa menyerang 1 dari 15 orang di daratan, dan 1 dari 5.500 orang di lautan.

Kemungkinan terpapar di kapal pesiar kecil, namun jika satu orang terpapar virus lebih mudah menyebar, karena tak ada fasilitas kesehatan mumpuni di tengah lautan. Oleh karena itu norovirus terbilang mengkhawatirkan.

Bagi yang berencana melakukan perjalanan wisata dengan kapal pesiar tak perlu sampai membatalkan rencana tersebut, karena ada banyak cara untuk mengantisipasi diri dari norovirus.

Sama seperti pesawat terbang, kapal pesiar juga memiliki video keselamatan. Salah satu hal terpenting dalam video tersebut ialah penumpang diminta mencuci tangan setelah naik ke atas kapal pesiar.

Tujuannya agar kuman dari darat tak terbawa dalam pelayaran.

Beberapa kapal pesiar juga memiliki instruksi kebersihan yang ketat.

Kapal pesiar P&O Cruises meminta seluruh orang mencuci tangan sebelum masuk restoran, sementara Cruise & Maritime Voyages menugaskan krunya untuk selalu membersihan segala pegangan yang kemungkinan dipegang penumpang, seperti pegangan tangga atau dek.

Petugas kapal pesiar juga tak mengizinkan krunya untuk bersentuhan fisik dengan penumpang, seperti berjabat tangan atau cium pipi, terutama kapten kapal. Karena apa jadinya jika penumpang menularkan virus penyakit kepada supir kapal?

Secara singkat, berikut ini sejumlah langkah yang bisa dilakukan agar terhindar norovirus di kapal pesiar:

1. Gunakan kamar mandi di kamar, usahakan tidak terlalu sering menggunakan kamar mandi umum.

2. Lapisi pegangan yang kemungkinan dipegang banyak orang, seperti pegangan tangga, tombol lift, atau pintu kamar mandi umum, dengan tisu.

3. Cairan pembersih memang baik, namun tidak membersihkan sesempurna air dan sabun. Pastikan mencuci tangan dengan bersih jika ada kesempatan.

4. Jangan sembarangan menjabat tangan seseorang, terutama kru kapal pesiar. Sapa dengan senyum bisa jadi jalan keluar.

5. Lapor jika sakit, agar virus penyakit bisa tertangani sejak dini.

(agr/ard)