Restoran Bawah Laut Pertama Eropa Dibuka di Norwegia

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 09:23 WIB
Restoran Bawah Laut Pertama Eropa Dibuka di Norwegia Under, restoran bawah laut pertama Eropa dibuka di Norwegia. (REUTERS/Lefteris Karagiannopoulos)
Jakarta, CNN Indonesia -- Eropa akhirnya punya restoran di bawah laut. Restoran bawah laut pertama di Eropa ini baru saja dibuka di Norwegia pada Rabu (20/3).

Restoran bawah laut ini langsung menarik perhatian pecinta kuliner. Lebih dari 7 ribu pelanggan sudah antre memesan untuk makan bersama ikan-ikan itu.

Jangan bayangkan Anda bakal makan dengan pakaian selam lalu basah bersama ikan. Alih-alih, Anda tetap dapat menikmati makan malam romantis lantaran restoran ini merupakan bangunan yang dibuat di bawah laut.


Rumah makan ini terletak di ujung selatan Norwegia. Sekilas ia terlihat seperti tabung beton besar yang sebagian terendam di Laut Utara. Rumah makan ini dinamai Under, atau dalam bahasa Norwegia berarti 'kagum'.

Sebelum memasuki Under, Anda mesti melewati papan kayu lalu menuruni tangga setinggi delapan meter menuju ruang makan besar yang dapat menampung sekitar 40 tamu. Ruangan itu dikelilingi oleh jendela transparan raksasa yang memperlihatkan pemandangan laut lepas.

Restoran ini dirancang oleh perusahaan arsitektur Noerwegia, Snoehetta, yang juga merancang gedung Opera di Oslo dan National September 11 Memorial Museum di New York.

"Daya tariknya adalah gerakan dari atas air ke bawah air melalui bangunan. Jendela besar ini memperlihatkan air tidak seperti akuarium, itu adalah hal yang nyata," kata pendiri Snoehetta, Kjetil Traedal Thorsen kepada Reuters.

Thorsen mengatakan, konstruksi restoran bawah laut ini dapat mengatasi cuaca yang sangat ekstrem sehingga dapat menahan gelombang besar.

Restoran ini juga dirancang dapat menciptakan refleksi di dinding kaca, yang mengisi ruangan dengan cahaya alami di siang hari. Cahaya ini disaring oleh warna air laut yang kehijauan.

Di Under, Anda bisa menikmati paket hidangan lengkap yang terdiri dari 18 santapan dari bahan-bahan lokal dan mayoritas merupakan makanan laut. Untuk menyantapnya, pelanggan perlu merogoh kocek 3.700 crown atau sekitar Rp5,2 juta.


"Kami berharap sekitar 12 ribu orang makan malam di sini setiap tahun," kata Gaute Ubostad, pemilik restoran bawah laut ini.

Saat ini, Under baru dibuka untuk rekan dan keluarga pemilik. Restoran ini bakal dibuka untuk umum pada awal April mendatang.


[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)