Berfoto di Tepi Kolam Curam Ubud, Pasangan Turis Dikritik

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 11:13 WIB
Berfoto di Tepi Kolam Curam Ubud, Pasangan Turis Dikritik Ilustrasi. (Dok. Death to The Stock Photo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berfoto saat wisata sah-sah saja, asal tidak melanggar norma dan keselamatan diri. Namun pasangan influencer yang mengunggah foto saat berlibur ke Ubud, Bali, ini tampaknya mengabaikan poin yang kedua. 

Kelly Castille dan Kody Workman yang mempopulerkan akun Instagram Positravelty sejak beberapa hari yang lalu mendapat kritik dari netizen, karena mengunggah foto yang dinilai cukup berbahaya.

Netizen juga merasa pasangan tersebut mempromosikan konsep "nekat untuk mendapat foto bagus" yang rawan ditiru banyak orang, khususnya anak muda yang kurang berpengalaman.



Dikutip dari The Independent pada Senin (15/4), dalam foto tersebut tampak Workman memeluk Castille dari ujung kolam renang tak bertepi yang berada di atas bukit.

Yang menjadi terlihat bahaya, Castille nampak berada di tepi luar kolam renang yang notabene curam.

[Gambas:Instagram]

Foto tersebut ramai dikomentari netizen dengan kalimat mengandung kata 'bahaya' dan 'bodoh'.

"Oleh karena itu banyak orang yang mati saat sedang selfie!" tulis salah satu netizen di foto unggahan Workman dan Castille.


Telah dikritik banyak netizen tak membuat Workman dan Castille gentar.

Dalam wawancara dengan Fox News mereka berkata bahwa tidak akan ambil pusing dengan 'hal negatif di luar sana'.

"Akun Instagram kami penuh dengan hal kreatif dan positif. Kami mengunggah hal yang kami cinta dan kami percaya bisa membawa kebahagiaan," kata mereka.

"Kami akan menatap masa depan dengan berdiskusi hal positif mengenai foto ini," lanjutnya.


Perlu diketahui kalau Workman dan Castille bukan influencer pertama yang mendapat kritik semacam ini.

Sebelumnya influencer asal Spanyol, Patricia yang bernama akun Instagram @oneoceanaway_, dikritik banyak netizen karena terlihat membahayakan dirinya saat berfoto di depan kereta yang sedang melaju kencang.

Dalam unggahan fotonya, ia mengaku kalau warga sekitar Maeklong Railway Market, Thailand, sudah berulangkali mengingatkannya agar tak mengambil foto seperti itu.

Namun Patricia merasa kereta itu melaju tak terlalu kencang.

"Bahkan kura-kura bisa melintas dengan selamat," tulisnya.

Namun foto itu akhirnya dihapus karena dirinya dianggap mempromosikan aksi yang berbahaya.

[Gambas:Video CNN]

(agr/ard)