Tempat Wisata Bali Buka Lebih Siang di Hari Pemilu

ANTARA, CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 16:58 WIB
Tempat Wisata Bali Buka Lebih Siang di Hari Pemilu Pantai Padang Padang di Uluwatu, Bali. (Istockphoto/MariusLtu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan Pemilu 2019 tidak mengganggu industri pariwisata di Bali, walaupun sebagian pekerja industri pariwisata mendapat jatah libur untuk gunakan hak pilihnya.

"Banyak pekerja pariwisata yang libur untuk gunakan hak suaranya. Tapi pihak hotel, restoran dan travel serta destinasi wisata telah mengatur agar pelayanan kepada turis tidak terganggu," kata pria yang akrab dipanggil Cok Ace, di Ubud, Gianyar, Rabu (17/4).

Ia mengatakan hal itu usai mencoblos hak suaranya di TPS 6, kecamatan Ubud, Gianyar. Wagub Bali sempat menerima kunjungan Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose dan makan siang sebelum mencoblos.


Dari pantauan Antara, pada saat jam makan siang beberapa restoran di Ubud belum dapat beroperasi, karena para pekerja baru berdatangan usai mencoblos.

"Mohon maaf kami belum bisa menyediakan makan siang karena pekerja baru saja datang. Hanya bisa menyiapkan minuman," ujar manajer The Legend Café, salah satu restoran favorit di Ubud.

Cok Ace yang juga ketua PHRI Bali mengatakan berdasarkan data statistik Bali, arus wisatawan normal karena sejak Maret hingga kini masih masuk dalam musim sepi wisatawan (low season).

Para turis China yang biasanya terus mengalir ke Pulau Dewata tanpa mengenal waktu (season) saat ini terlihat sepi, karena paket-paket wisata murah mereka sedang dibahas kembali agar tidak merusak citra pariwisata di Bali.

"Pada akhir pekan ini ada libur panjang, kunjungan turis ke Bali juga tidak ada lonjakan," katanya.

"Tapi Pemda Bali dan semua pihak terkait tidak akan tinggal diam saja. Kami akan memulihkan arus kunjungan turis China dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengadakan parade budaya besar-besaran di China pada Juni 2019," tambah Cok Ace.

Mengenai pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 ini, Cok Ace mengatakan berjalan lancar dan aman.

"Pelaksanaan Pemilu di Bali berjalan lancar dan aman. Namun banyak keluhan dari pemilih yakni terlalu banyak calon legislatif di DPRD sehingga membuat kesulitan memilih dan mencarinya. Kemudian agak repot meliput kertas suara setelah dicoblos. Bagi orang tua mungkin agak repot melipat kertas suara, tapi asal pelan-pelan dan sabar pasti bisa," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(ard)