Resmikan Halal Park, Jokowi Berharap Wisata Halal Berkembang

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 13:24 WIB
Resmikan Halal Park, Jokowi Berharap Wisata Halal Berkembang Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Halal Park, di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Halal Park, di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (16/4).

Ia berharap kawasan tersebut akan membantu meningkatkan pembangunan industri wisata halal di Indonesia.

Jokowi mengatakan pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan halal ke Indonesia sebesar 5 juta orang pada 2019.


"(Target) ini seperempat dari total target wisatawan yang kami harapkan datang ke Indonesia," kata Jokowi saat meresmikan pembukaan Halal Park.

"Perlu dicatat, target kita tumbuh 42 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini juga loncatan yang sangat besar sekali."

Jokowi menyatakan pariwisata halal telah ditetapkan sebagai penggerak utama bagi pengembangan industri halal di Indonesia.

Hal ini, ia menambahkan, dikarenakan Indonesia menempati peringkat pertama wisata halal terpopuler di dunia.

"Menurut Global Muslim Travel Index 2019, wisata halal Indonesia memenangi peringkat yang pertama. Ini sebuah capaian yang sangat bagus. Baru saja ini diumumkan," tuturnya.

Mantan wali kota Solo itu menilai perkembangan industri wisata halal terus berkembang pesat. Pada 2018 terdapat sekitar 140 juta wisatawan muslim.

Menurut Jokowi pada 2020 diproyeksikan jumlah wisatawan muslim akan mencapai 158 juta orang.

"Ini sebuah jumlah besar sekali. Artinya ada sebuah segmen pasar yang digarap. Apalagi kita adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," katanya.

Selain itu, kata Jokowi, menurut Global Islamic Economy Report, Indonesia menempati posisi kedua untuk sektor model fesyen.

Ia menyebut nilai pasar fesyen muslim global sampai 2020, diperkirakan mencapai US$327 miliar.

"Angka-angka ini adalah angka-angka yang sangat besar. Oleh sebab itu kesempatan kita untuk menggunakan peluang yang ada, untuk memasarkan produk-produk halal kita," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (fra/agr)