Spanyol Evaluasi Sistem Kelistrikan Bangunan Bersejarah

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 19/04/2019 15:52 WIB
Spanyol Evaluasi Sistem Kelistrikan Bangunan Bersejarah Bangunan bersejarah Sagrada Familia di Spanyol. (Istockphoto/Herraez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Spanyol akan melakukan evaluasi terkait sistem kelistrikan bangunan bersejarah di negaranya, setelah musibah kebakaran yang melanda Gereja Katedral Notre Dame, Paris, Prancis, pada Senin (15/4).

Menteri Kebudayaan Spanyol Jose Guirao mengatakan pada Selasa (16/4) kalau akan ada rapat khusus yang membahas sektor keamanan bangunan bersejarah di Spanyol.

Rapat tersebut akan digelar pada Jumat pekan depan. Pembahasannya terkait "rencana menyelamatkan bangunan bersejarah dalam kondisi darurat."


"Tentu saja musibah kebakaran yang melanda Notre Dame merupakan peringatan bagi kami. Kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh sistem dalam bangunan bersejarah di Spanyol," katanya kepada RNE.

"Bahaya berasal dari sistem kelistrikan tua yang perlu dievaluasi," lanjutnya, sambil menyatakan bahwa sebenarnya seluruh sistem kelistrikan dalam bangunan bersejarah di negaranya terbilang aman.

Bangunan bersejarah di Spanyol menyumbang wawasan arsitektur dunia, seperti Gereja Katedral Burgos and Saint James di A Coruna, Basilica of the Sagrada di Barcelona, serta Alhambra Palace di Granada.

Guirao juga mengatakan kalau dirinya akan berbicara dengan Menteri Kebudayaan Prancis Frank Riester sembari menawarkan bantuan untuk pembangunan kembali Gereja Katedral Notre Dame.

residen Prancis Emmanuel Macron berkomitmen untuk membangun kembali katedral Notre Dame dalam waktu lima tahun setelah kebakaran.

"Kami akan membangun kembali Notre Dame bahkan lebih indah. Saya ingin itu selesai dalam lima tahun, kami bisa melakukannya," kata Macron dalam pidato televisi dikutip Reuters, Selasa (16/4).

Macron mengatakan peristiwa bencana ini menjadikan masyarakat Prancis bersatu, dan membangun kebersamaan yang lebih baik. Macron menolak dikatikan pernyataannya dengan sejumlah aksi rompi kuning yang belakangan dilakukan sejumlah warganya.

"Kita akan segera memulai proyek perbaikan ini," tegas Macron.

[Gambas:Video CNN]
(ard)