Kecewa, sedih, stres, frustasi hingga depresi dapat terjadi saat kegagalan terjadi. Agar tak berlarut-larut atau berujung pada gangguan kesehatan jiwa, orang yang gagal mesti menerima kekalahan dengan berbesar hati.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menerima kekalahan dengan berbesar hati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan proses pembelajaran. Lihat ini sebagai peluang. Kan, setelah itu kita punya koneksi yang lebih luas, kita berhasil menguji diri, dan tahu bagaimana mekanismenya berjalan," kata Roslina kepada CNNIndonesia.com, Selasa (21/5).
Jadikan kegagalan untuk mengulas kembali apa saja yang sudah dilakukan. Kesempatan ini bermanfaat untuk mengetahui kesalahan di masa lalu dan mengatur kembali strategi untuk masa depan.
"Jadi 'halu'-nya diperbaiki. Sesuaikan ambisi dan kenyataan, tujuan awal juga mesti diperbaiki," ujar Roslina.
Roslina menyarankan, jika kekalahan sudah menyebabkan depresi yang mengganggu kegiatan dan diri sendiri, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan ahli seperti psikolog atau dokter jiwa.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)