Makanan Peluntur Lemak dan Kolesterol PascaLebaran

tim, CNN Indonesia | Kamis, 06/06/2019 10:21 WIB
Makanan Peluntur Lemak dan Kolesterol PascaLebaran Ilustrasi ketupat opor (Istockphoto/Amallia Eka)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di Indonesia, perayaan Idul Fitri selalu diwarnai dengan hidangan-hidangan khas seperti opor ayam, rendang, sambal goreng kentang, gulai dan ada pula yang memberikan variasi dengan  tongseng.

Momen setahun sekali dimanfaatkan untuk menyantap hampir semua jenis makanan tersebut. Anggapannya, kalau bukan sekarang, apa harus menunggu tahun depan?

Kandungan lemak pada santan atau makanan lain dikhawatirkan bisa memicu kenaikan kadar kolesterol dalam darah. Jika sudah begini, orang akan diintai dengan aneka penyakit seperti penyakit kardiovaskular dan kolesterol. Oleh karena itu, orang perlu mengonsumsi makanan lain sebagai padanan sekaligus pencegah kenaikan kolesterol. 


1. Minyak zaitun

Minyak zaitun dikenal sebagai peluruh kolesterol alami. Meski berupa minyak, tetapi minyak zaitun banyak mengandung lemak tak jenuh tunggal dan vitamin E. Keduanya bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah dan sebaliknya menaikkan kadar kolesterol baik alias HDL. 


Minyak zaitun tak melulu digunakan sebagai dressing salad. Minyak zaitun pun bisa digunakan sebagai minyak untuk menumis. 

2. Apel

Apel bisa jadi senjata ampuh untuk melawan kolesterol. Santap apel bersama dengan kulitnya sebab bagian kulit banyak mengandung pektin. Pektin mampu menyerap kolesterol dan lemak jahat dalam usus halus lalu dibawa keluar tubuh melalui urin dan feses. 

Buah ini pun mengandung vitamin dan antioksidan yang bisa mengurangi inflamasi. Konsumsi apel bisa membuat perut kenyang lebih lama karena kandungan seratnya bisa mencegah 'lapar mata' atau makan berlebihan.

3. Kacang-kacangan

Menurut American Journal of Clinical Nutrition, makan 1,5 ons kacang kenari dalam sebulan bisa membantu menurunkan kadar kolesterol total sebanyak 5,4 persen dan kadar kolesterol jahat sebanyak 9,3 persen. 

Jenis kacang lain yang bisa dikonsumsi antara lain buncis, kacang merah, kacang panjang dan almond. Konsumsi beberapa jenis kacang ini selama enam minggu secara rutin bisa menurunkan kadar kolesterol hingga 10 persen. 


4. Oatmeal

Oatmeal sering dianggap sebagai makanan diet. Namun jika sudah menyoal kolesterol, oatmeal bisa jadi solusi. Oatmeal baik dikonsumsi sebagai padanan konsumsi aneka masakan saat Lebaran. Kandungan serat larutnya bisa menurunkan kadar kolesterol tubuh. 

Serat pada oatmeal bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam aliran darah. Konsumsi 10 gram serat dari oatmeal bisa mengurangi total kolesterol jahat. 

5. Sayuran hijau

Pilih sayuran terutama yang berwarna hijau atau memiliki daun berwarna hijau. Zat hijau atau klorofil pada sayuran bisa mengikat asam empedu yang terbuat dari kolesterol. Setelah diikat, asam empedu pun dikeluarkan dari tubuh. 

6. Ikan salmon

Ikan salmon banyak mengandung omega 3 yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan produksi kolesterol baik. Jantung pun makin sehat berkat kandungan EPA dan DHA. 

Sebaiknya konsumsi ikan salmon, sarden, tuna atau makarel minimal dua porsi dalam seminggu sehingga manfaat optimal bisa diperoleh. (els/chs)