Turis Bersiap Serbu Chile Sambut Gerhana Matahari Total

REUTERS, CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 14:44 WIB
Turis Bersiap Serbu Chile Sambut Gerhana Matahari Total Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gerhana matahari total yang diperkirakan terjadi di utara Chile awal bulan depan menarik minat banyak turis.

Di Coquimbo, wilayah yang membentang di pantai Pasifik dan Andes, pemesanan hotel dan tur wisata telah meningkat, memaksa hotel memasang tanda peringatan bahwa mereka tidak memiliki kamar yang tersisa untuk fenomena langit yang bakal terjadi pada 2 Juli mendatang.

Penerbangan ke Coquimbo yang ditawarkan oleh LATAM Airlines Chile serta maskapai berbiaya murah Sky dan JETSMART juga semakin laku.



"Orang-orang seakan gila. Mereka ingin hari itu datang sesegera mungkin," kata penduduk lokal Patricia tentang hiruk-pikuk menjelang gerhana matahari total.

Bersama dengan bagian-bagian dari Argentina dan Selandia Baru, utara Chile adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia yang akan langsung menghadap matahari ketika bulan lewat di depan bumi, menghalangi cahayanya sepenuhnya sehingga langit setempat menjadi gelap selama beberapa menit.

Gerhana matahari total terjadi di sejumlah lokasi rata-rata setiap 360 tahun, menurut European Southern Observatory.

Chile bangga menjadi destinasi astronomi, rumah bagi puluhan teleskop yang dijadikan tempat studi tentang langit melalui observatoriumnya.

Gerhana diperkirakan akan menarik sekitar 400 ribu turis ke Coquimbo, menurut pemerintah.


"Ini adalah kesempatan unik," ujar astronom yang mengelola La Silla Observatory, Ivo Saviane.

"Untuk semua orang, baik dari Chile atau luar negeri, ini hal yang menarik."

Presiden Chile Sebastian Pinera adalah salah satu dari 150 "VIP" yang bakal menyaksikan gerhana di La Silla.

Pinera telah menggembar-gemborkan gerhana sebagai salah satu peristiwa paling penting di Chile tahun ini, di antara KTT internasional utama yang akan membawa para pemimpin dunia ke negara Amerika Selatan.

"Anda harus berada di sini untuk melihatnya, bahkan jika hanya beberapa menit," kata Luis Calderon, seorang insinyur di La Serena.


[Gambas:Video CNN]

(ard)