Gyeongbokgung, Istana 'Raja Zombie' di Jantung Seoul

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Minggu, 16/06/2019 14:10 WIB
Gyeongbokgung, Istana 'Raja Zombie' di Jantung Seoul Istana Gyeongbokgung di Korea Selatan kala musim dingin. (Ed JONES / AFP)
Seoul, CNN Indonesia -- Serial 'Kingdom' dari Netflix jadi sorotan dunia pada awal 2019. Perpaduan cerita thriller wabah zombie dengan drama perebutan takhta menjadi alasan serial ini dicintai rakyat internet.

Faktor penting lainnya yang membuat Kingdom sangat berkesan adalah latar tempat yang begitu nyata. Sebab mereka syuting langsung di situs-situs bersejarah Dinasti Joseon.

Salah satunya adalah Istana Gyeongbok atau Gyeongbokgung di Seoul, Korea Selatan. Saya berkesempatan berkunjung ke Gyeongbokgung saat menghadiri undangan 2019 KF ASEAN Next-Generation Leaders Visit Korea Program in Media, Mei lalu.



Gyeongbokgung adalah istana utama Dinasti Joseon. Istana ini merupakan yang terbesar dibanding empat istana Joseon lainnya.

Letaknya di Distrik Jongno yang berjarak lima belas menit dari Balai Kota Seoul.

Untuk mencapai Gyeongbokgung, Anda bisa menggunakan subway dan turun di Stasiun Gyeongbokgung di pintu keluar 5.

Anda juga bisa berjalan kaki dari Balai Kota Seoul sembari menikmati suasana Ibu Kota Korea Selatan.

Jika berkunjung ke istana ini, persiapkan diri Anda sebab area wisata begitu luas. Gyeongbokgung memiliki luas sekitar 40 hektare.

Istana ini terbagi dalam 11 area. Pengunjung bebas mondar-mandir melihat kompleks kerajaan yang hadir di serial Kingdom ini.

Bahkan pengunjung bisa mengintip Balai Gangnyeongjon, tempat bersemayam Raja Joseon yang berubah menjadi zombie.

Pengunjung juga bisa melihat-lihat Balai Gyotaejeon, tempat kediaman Ratu Joseon yang diperankan aktris Kim Hye Jeun.

Sayangnya, pengunjung tak bisa bebas masuk ke setiap balai yang ada. Sebab ada pembatas di pintu masuk dan jendela setiap bangunan. Akan tetapi pengunjung diperbolehkan mengambil foto sepuasnya.


Meski dipakai untuk syuting film thriller zombie, Gyeongbokgung tak sama sekali menampilkan kesan angker. Sebab suasana di istana ini sangat teduh dan ramai pengunjung.

Istana yang pernah hancur saat invasi Jepang pada 1592 ini ramai dikunjungi karena punya pemandangan yang Instagram-able.

Pengunjung juga bisa menyewa hanbok secara gratis untuk berfoto ria. Anda bisa membayangkan menjadi bagian dari Dinasti Joseon sambil berburu spot selfie di sini.

Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan berbagai pertunjukan seni di sini. Misalnya upacara pergantian pasukan penjaga istana.

Gyeongbokgung dibuka mulai 09.00 hingga 18.00 waktu setempat. Khusus pada Juni-Agustus, jam buka ditambah hingga 18.30 WIB.

Sementara pada November-Februari, kunjungan hanya sampai 16.00.

Biaya masuk ke Gyeongbukgung hanya 3.000 won (sekitar Rp36 ribu) per orang. Lansia dan anak di bawah 6 tahun tak dipungut biaya masuk. Sementara anak usia 7-18 tahun membayar setengah harga.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)