Faktor Pemicu Pertengkaran Pasangan saat Wisata

CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 16:51 WIB
Faktor Pemicu Pertengkaran Pasangan saat Wisata Ilustrasi. (Unsplash)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berwisata bersama bisa menjadi tantangan tersendiri karena pertengkaran bisa saja terjadi, baik akibat hal kecil maupun hal besar.

Dikutip dari penelitian firma konsultasi Korn Ferry, sebanyak 54 persen pasangan yang pergi berwisata pernah bertengkar.

Yang mengejutkan, sebagian besar responden mengakui satu hal yang menjadi pemicu pertengkaran saat berwisata bersama pasangan: pekerjaan.



Masih membuka laptop untuk membalas e-mail dari kantor menjadi topik paling sering memicu pertengkaran dibanding perdebatan mengenai rute perjalanan, pengeluaran dana, pengambilan gambar untuk foto dan video, serta pemilihan tempat makan.

Dikutip dari Travel and Leisure pada Kamis (20/6), survei tersebut disebar kepada 1.070 responden selama bulan Mei 2019.

Sebagian besar dari responden juga mengakui kalau pertengkaran terjadi karena pasangan mereka terpaksa bekerja di hari libur karena takut dipecat (47 persen), takut tugas terlalu menumpuk (29 persen), dan memang ketagihan bekerja (19 persen).

Hanya satu dari ribuan responden yang mengaku benar-benar melupakan urusan pekerjaannya saat pergi melancong.


"Di zaman yang serba sibuk seperti sekarang, jarang ada orang yang benar-benar bisa lepas dari pekerjaannya, bahkan saat liburan," kata Mark Royal, salah satu konsultan yang ikut dalam penelitian.

"Melepaskan tanggung jawab memang berat, tapi menghabiskan waktu bersama orang tersayang adalah wajib," lanjutnya.

Masih dalam penelitian yang sama, disebutkan juga banyak responden yang mengaku semakin stres dengan pekerjaannya, sehingga pekerjaan mempengaruhi hubungannya dengan keluarga, teman, atau pasangan.



(ard/ard)