Ragam Kebaya dalam Peragaan 30 Tahun Anne Avantie

CNN Indonesia | Sabtu, 22/06/2019 18:31 WIB
Ragam Kebaya dalam Peragaan 30 Tahun Anne Avantie Pagelaran 30 Tahun Anne Avantie di Sleman City Hall, Jumat (21/6) malam. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perjalanan panjang tiga dekade telah dilewati Anne Avantie. Selama itu, Anne berkarya dalam dunia mode, merancang kebaya etnik kontemporer.

Itu artinya lebih dari setengah hidupnya, Anne yang kini berusia 54 tahun menggeluti dunia kebaya. 
Napak tilas perjalanan itu diperagakan dalam karya cinta budaya bertajuk Pagelaran 30 Tahun Anne Avantie: Sleman dari Mata Turun ke Hati.

Peragaan busana tunggal ini digelar sekaligus sebagai puncak acara grand opening Sleman City Hall, Jumat (21/6) malam. 
Perjalanan 30 tahun Anne Avantie ini bukan upaya yang mudah.


Bukan tentang cerita koleksi, bukan juga prestasi. Tetapi bagaimana inspirasi karya dan cinta itu menjadi sebuah rangkaian dari mata ke hati," kata Anne saat konferensi pers jelang gelaran tunggal.


Malam itu, presenter papan atas Indra Bekti, Indy Barends, Indra Herlambang bersama Patricia Gouw dan Caren Delano membuka gelaran dengan menyapa lebih dari 3.000 penonton beserta tamu undangan di Grand Ballroom Sleman City Hall.

Para presenter itu tampil kompak dengan mengenakan kebaya dan kain batik berwarna paduan hitam dan emas. 
Pada urutan pertama, senandung Lea Simanjuntak yang memakai kebaya putih dan selendang brokat merah besar beserta Tari Serimpi mengiringi langkah para model berjalan di catwalk.

Ragam Kebaya dalam Peragaan 30 Tahun Anne AvantieFoto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman


Aneka kebaya klasik seperti kutu baru dengan warna putih menghiasi sesi ini.

Di urutan kedua, kebaya Anne tampil dengan dominasi warna hijau dipadu dengan detail merah dan hitam seperti pada bagian kain, brokat bunga, dan bis. Tampak pula selendang sulam Koto Gadang khas Sumatra Barat yang terlihat anggun dipadukan dengan kebaya di koleksi ini.


Tak melulu bergaya kaku, pada rangkaian berikutnya peragaan dikemas santai dengan iringan Apanya Dong dan Jatuh Cinta dari Endah Laras. Aksi kocak para selebriti yang mendadak menjadi model menuai gelak tawa penonton seperti tingkah duo ceriwis Indy Barends dan Indra Bekti yang bergendongan.

Mereka sudah berganti baju dengan kebaya dan beskap merah. 
Mengajak selebriti ini sebenarnya bukan hal yang baru dalam peragaan perempuan yang akrab disapa Bunda Anne itu.

Konsep serupa hampir selalu ada dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, pembawaan mereka nan kocak membuatnya tak pernah bosan dinantikan.

Usai tingkah jenaka, para model kembali berjalan memamerkan kebaya Anne di panggung besar dengan panjang hampir 27 meter tersebut. Ragam kebaya kontemporer dengan permainan pada kerah dan lengan menghiasi sesi ini.

[Gambas:Video CNN]

Setelahnya, rancangan kain etnik dengan paduan warna ungu, merah muda, hijau, biru, dan hitam melenggok di pentas.

"Ini lurik dan brokat khas Sleman dan Jawa Tengah, kontennya lokal," kata Anne.

Ragam Kebaya dalam Peragaan 30 Tahun Anne AvantieFoto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman
Seri selanjutnya tampil model yang memperagakan selendang panjang yang menerawang dengan bahan sifon. Terlihat dari selendang itu bermacam corak yang dekat dengan kehidupan seperti manusia dan bunga.

Bagian berikutnya giliran para Puteri Indonesia yang unjuk gigi. Mereka memakai koleksi terbaru Anne Avantie berupa kebaya modern yang dirancang menjadi gaun malam sehingga tampak lebih couture. Trio Flores pemenang Puteri Indonesia 2019 memakai gaun kebaya hitam berpadu emas lengkap dengan mahkota puteri mereka.


Sudah 16 tahun Anne jadi perancang yang menyuplai baju untuk kontes kecantikan di Indonesia dan dunia tersebut. 
Koleksi yang terinspirasi dari kemegahan candi juga dipamerkan kembali dalam peragaan 30 Tahun Anne Avantie.

Sebagai penutup, tampil aneka kebaya hitam nan mewah lengkap dengan jubah dan selendang. 
Lantunan lagu Lilin-Lilin Kecil mengakhiri peragaan lebih dari 100 koleksi yang dipamerkan malam itu.

Ada makna tersirat dari lagu ini bagi Anne. Dia berharap kehadirannya dapat menjadi lilin bagi banyak orang. 
"Saya ingin menjadi lilin yang menerangi dan memberi cahaya bagi banyak orang," ucap Anne.

Lewat peragaan 30 Tahun Anne Avantie ini, dia juga ingin memperkenalkan kabupaten Sleman, kota yang dekat dengan masa kecil Anne.


Sudah rutin beberapa tahun terakhir Anne menggelar pertunjukan di luar Jakarta. Pada 2017, Anne menggelar show di Makassar dan tahun lalu di Bali. Ke depannya, dia juga berambisi mengunjungi kota lain.

Ragam Kebaya dalam Peragaan 30 Tahun Anne AvantieFoto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman
"Sampai jumpa tahun tahun depan di kota lainnya," ucap Anne usai Pagelaran 30 Tahun Anne Avantie.

[Gambas:Video CNN]
(ptj/agt)