Busana Indonesia Sukses Pukau Warga Hungaria

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 10:24 WIB
Busana Indonesia Sukses Pukau Warga Hungaria ilustrasi kebaya (Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan cuma kuliner dan keindahan alam Indonesia semata yang memukau warga asing.

Kreasi busana nasional Indonesia, kebaya ternyata juga mampu mencuri perhatian warga asing terutama perempuan. Desainer Mira Indria ternyata mampu memukau warga Budapest, Hungaria lewat kreasi kebaya kontemporer buatannya yang dipamerkan saat fashion show.

"Partisipasi Indonesia membuktikan bahwa perancang busana Indonesia diakui dunia mode internasional dan tak kalah saing dengan rancangan para perancang dunia lainnya," ungkap Duta Besar Hungaria, Wening Esthyprobo.


Pagelaran busananya ini dilakukan sebagai bagian dari Global Sustainable Week yang berlangsung sejak 11 April 2018 lalu.


Dalam keterangannya, Pensosbud KBRI Budapest yang diterima Antara London, sesuai dengan tema Global Fashion Week 2018 yang mengangkat tentang sustainable fashion, Mira Indria pun menghadirkan kreasi kebaya kontemporer berbahan ramah lingkungan.

Dalam akun instagramnya Mira memperlihatkan berbagai busana buatannya. Berlatar belakang sebagai desainer couture, Mira pun menghadirkan kreasi busana yang penuh detail rinci. Dengan siluet yang menampilkan lekuk tubuh, Mira menghadirkan busana dengan paduan bahan sheer berbagai warna termasuk merah dan hitam. Siluetnya dibuat sedikit seksi dengan garis leher lebar dan high slit. Dia juga memadukannya dengan outerwear senada dengan bahan kain Indonesia. 

Selain menggunakan berbagai bahan yang ramah lingkungan, busana buatan desainer Indonesia ini juga diapresiasi pegiat mode karena melibatkan penyandang disabilitas dalam proses pembuatannya.

Mengutip laman Global Sustainable Fashion Week, dalam fashion show ini, Mira tampil bersama dengan beberapa desainer lain dari berbagai negara.

[Gambas:Instagram]

Mira berbagi panggung dengan Kalina Kuzmanova dan Elena Alexy dari Bulgaria, Christina Omollo dari Kenya, Juliya Neva dari Rusia, Krivanics Agnes dan Szepligeti Agi (orang Hungaria dari London), dan Kortvely Adrienn dari Hungaria.


(chs/chs)


BACA JUGA