Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism ini merupakan penelitian pertama di dunia yang melihat hubungan paparan bahan kimia dalam produk sehari-hari dengan osteoporosis.
Osteoporosis merupakan penyakit tulang metabolik yang terjadi ketika seseorang kehilangan kepadatan mineral tulang. Akibatnya, tulang melemah sehingga membuat risiko patah tulang dan sakit punggung lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pekerja, Jangan Duduk Terlalu Lama |
Triklosan merupakan bahan kimia yang digunakan untuk kosmetik, pasta gigi, pembersih tangan, serta peralatan dapur, mainan, furnitur, dan pakaian.
Dikutip dari CNN, peneliti melihat ada hubungan negatif antara kesehatan tulang dan triklosan karena mengganggu fungsi tiroid. Ketidakseimbangan tiroid dapat menyebabkan tulang keropos dan meningkatkan risiko patah tulang.
Penggunaan triklosan saat ini tengah diperdebatkan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), bahan ini digunakan untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Namun, pada 2016 lalu, FDA mulai membatasi penggunaan triklosan dan bahan kimia lain karena terbukti tidak aman dan efektif untuk penggunaan sehari-hari dalam jangka panjang. Pada April lalu, FDA melarang penggunaan bahan kimia ini dalam produk pembersih tangan.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)