Penampakan Gunung Rinjani 'Bertopi' Jadi Perburuan Selfie

CNN Indonesia | Rabu, 17/07/2019 13:16 WIB
Penampakan Gunung Rinjani 'Bertopi' Jadi Perburuan Selfie Gunung Rinjani. (Istockphoto/Chanwit Ohm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fenomena "topi awan" putih tebal yang melingkari puncak Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi ajang swafoto baik warga maupun wisatawan.

Kondisi "topi awan" yang terjadi pada Rabu (17/7) itu terbilang sempurna hingga dan dirasakan langka bagi warga setempat.

"Awan putih yang melingkari puncak Gunung Rinjani kali ini, memang benar-benar sempurna," kata Rosidin, warga Sembalun Lawang, Lombok Timur.



Lingkaran awan putih itu berlangsung sejak pukul 07.00 Wita sampai 09.30 Wita. "Bahkan warna dan ketebalannya berganti-ganti," katanya.

Awalnya, kata dia, dirinya mengabadikan dari rumahnya kemudian ke "rest area" Sembalun Lawang dan di lokasi itu sudah banyak yang berswafoto.

"Rest area Sembalun Lawang lokasi yang paling pas untuk mengambil foto Gunung Rinjani secara full," katanya.

[Gambas:Instagram]


Hal senada dikatakan Nur Saat, warga Desa Senaru, Lombok Utara yang melihat fenomena alam itu.

"Saya semula dikirim foto saja, tapi setelah dilihat memang benar-benar sempurna bentuknya," katanya.

Biasanya "topi awan" tersebut sering terbentuk namun bentuknya tidak sempurna dan tidak berlangsung lama.

"Banyak yang swafoto melihat fenomena awan itu," katanya.

Gunung Rinjani berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl.

Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani.

Rinjani memiliki panorama paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam.

Suhu udara rata-rata sekitar 20 derajat Celcius; terendah 12 derajat Celcius. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.


[Gambas:Video CNN]

(ANTARA/ard)