Nostalgia Kuliner Jakarta di Lebaran Betawi

CNN Indonesia | Sabtu, 20/07/2019 20:56 WIB
Nostalgia Kuliner Jakarta di Lebaran Betawi Ajang Lebaran Betawi di Monas. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi umat Islam, Lebaran jelas merayakan hari raya kemenangan setelah sebulan menjalankan puasa. Orang Jakarta tak mau kalah karena punya momen lebaran sendiri, yakni Lebaran Betawi. Mulai 2008, acara ini tiap tahun diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi warga Jakarta setelah Idul Fitri.

Lebaran Betawi tahun ini diadakan di Monumen Nasional (Monas) atau tepatnya di Lapangan Silang Monas Barat Daya. Mengutip dari akun Instagram Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, gelaran berlangsung pada Sabtu (20/7) dan Minggu (21/7).

Selagi menikmati sajian acara bernuansa budaya Betawi, tak ada salahnya mampir ke bazar yang terletak di depan Lenggang Jakarta. Di sini tumpah ruah aneka macam penjaja makanan, minuman, pernak-pernik berbau Jakarta, busana sampai mainan anak.


Yang jelas tak boleh dilewatkan ialah kuliner khas Jakarta. Namun, perlu kejelian untuk menyisir bazar sehingga Anda bisa menemukan kuliner 'lawas'.

Bir Pletok

Mau minum bir yang menyehatkan tanpa efek memabukkan? Bir pletok jawabannya. Meski menggunakan embel-embel 'bir', bir pletok sama sekali tak mengandung alkohol. Rasa dan efeknya seperti bir biasa; bir pletok punya efek menghangatkan.

Bir pletok.Bir pletok. (CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Salah satu penjual bir pletok, Nur Syahrianti menuturkan peminat dagangannya masih banyak. Buktinya, bir pletok berlabel 'Dua Juragan' miliknya sampai harus mendatangkan stok lagi tadi siang.

"Sekeluarga besar mau encang, encing, saya bisa bikin [bir pletok] tapi cuma saya yang jualan," kata perempuan yang akrab disapa Rian saat ditemui di lapaknya, depan Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

Sebenarnya bahan-bahan bir pletok hampir sama di semua tempat. Dari sekian banyak rempah yang digunakan, ada empat bahan utama yaitu, secang (efek warna merah), jahe, daun sereh, dan daun pandan. Rutin minum bir pletok mampu membuat tubuh bugar dan tidak mudah lelah.

Es Goyang

Mereka yang sedari kecil hidup di Jakarta pasti mengenal jajanan es goyang. Bentuknya kotak seperti es krim biasa, tetapi es dicelupkan ke dalam cairan cokelat. Saat dinikmati, cairan cokelat sudah turut mengeras, menempel pada tubuh es sehingga menimbulkan corak tersendiri.

Lalu, apanya yang digoyang?

Yang jelas Anda tak perlu menikmati es sembari bergoyang atau berjoget. 'Goyang' merujuk pada pembuatan es. Opik, salah satu penjual es goyang di bazaar, menunjukkan cetakan-cetakan es krim di gerobaknya pada CNNIndonesia.com.

Es goyang milik Opik, yang biasa berjualan di pasar kambing, Tanah Abang.Es goyang milik Opik, yang biasa berjualan di pasar kambing, Tanah Abang. (CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
"Es krim bikinnya dari santan. Lalu dimasukin ke cetakan ini. Digoyang tuh [gerobaknya] biar jadi es krimnya," ujarnya bersemangat.

Cukup Rp8 ribu, Anda bisa menikmati es krim manis nan segar. Serpihan kacang juga nikmat ditambahkan untuk menimbulkan rasa gurih.

Dodol Betawi

Sensasi manis, empuk, plus sedikit kenyal timbul saat menggigit dodol Betawi. Makanan satu ini tak boleh terlewat. Satu yang cukup menarik perhatian ialah lapak dodol Betawi berlabel Bang Hasan. Di sini pengunjung bisa merasakan sensasi mengaduk dodol dengan pengaduk dari kayu bertongkat panjang.

Sang penjaga lapak mengatakan pembeli bisa memperoleh dodol hangat yang langsung diolah di lokasi. Berukuran sebesar mangkuk, dodol dihargai Rp90ribu. Sedangkan yang berukuran kecil dihargai Rp15ribu.

Kerak Telor

Kerak telor bisa Anda temui di hampir tiap sudut bazar. Rata-rata menawarkan dua varian yakni, kerak telor ayam dan kerak telor bebek.

(els/arh)