Kasus ini membuka mata bahwa pengawasan orang tua pada anak dalam menggunakan internet masih sangat kurang. Padahal, orang tua wajib mengawasi anak dalam menggunakan internet di era digital ini.
"Ini jadi catatan, khususnya di Hari Anak Nasional. Seberapa kita mampu menjadi orang tua yang memberikan pengawasan tanpa mendikte sesuai dengan usia anak. Kebanyakan sekarang ini orang tua lupa bahwa anak merupakan tanggung jawab orang tua yang sah secara hukum," kata psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat berbahaya. Bahaya dunia online itu sama dengan dunia nyata," ucap Roslina.
Agar dapat mengawasi anak menggunakan internet, Roslina meminta orang tua terlebih dahulu untuk melek teknologi. Dengan melek teknologi, orang tua dapat mengetahui apa yang dilakukan anak di media sosial dan internet.
Orang tua juga disarankan memasang aplikasi yang dapat memantau pergerakan anak di WhatsApp, Instagram, YouTube, dan media sosial lainnya.
Selain itu, orang tua juga harus membangun komunikasi yang mendalam agar anak dapat terbuka dengan kegiatan sehari-hari. Roslina menganalogikan hubungan orang tua dengan anak seperti bawang yang berlapis-lapis.
Roslina juga menyebut, anak harus diajarkan pendidikan seksual sejak dari lahir hingga tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Pendidikan seksual itu dimulai dari kasih sayang, pengenalan anggota tubuh, hingga tanggung jawab seksual.
Pendidikan seksual ini penting agar anak terhindar dari kekerasan seksual.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)