Tips Agar Seks Tetap Menggairahkan Usai Melahirkan

tim, CNN Indonesia | Rabu, 31/07/2019 21:53 WIB
Tips Agar Seks Tetap Menggairahkan Usai Melahirkan Ilustrasi. Agar bercinta tetap menggairahkan meski baru saja melahirkan. (Foto: Istockphoto/Denisfilm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah melahirkan ada banyak hal yang mesti dipikirkan, baik itu kebutuhan anak, pembagian tugas bersama suami, hingga manajemen stres karena menyadari perubahan fisik setelah si buah hati lahir.

Tak hanya itu, seks pun akhirnya menyita pikiran ibu baru. Secara mental dan fisik, seks bisa sangat menakutkan buat ibu yang melahirkan, normal maupun caesar.

"Orang-orang selalu khawatir vagina mereka tak akan kembali seperti semula, tetapi vagina begitu elastis dan didesain untuk melakukan hal ini," kata terapis seks di Los Angeles, Amerika Serikat, Vanessa Marin, mengutip dari Glamour.


Sebagian mungkin merasa seks tetap memuaskan seperti sebelum melahirkan. Namun ada pula yang merasakan hal berbeda. Menurut Marin, kuncinya ialah mengedukasi diri dan pasangan pada apa yang diinginkan sehingga Anda dan suami tidak 'terguncang' akibat perubahan yang terjadi. Lantas apa saja yang bisa dilakukan agar aktivitas bercinta tetap menggairahkan dan menyenangkan pascamelahirkan?



1. Susun jadwal bercinta

Tips Agar Seks Tetap Menggairahkan Usai MelahirkanJadwalkan sesi bercinta yang rutin agar tidak menunda-tunda dan menjadi terbengkalai. Sebab seks merupakan salah satu kunci utama keharmonisan rumah tangga. (Foto: webandi/Pixabay)

Tak bisa dimungkiri kesibukan pekerjaan dan mengurus si kecil begitu menyita waktu dan tenaga. Seksolog Emily Morse menyarankan untuk menyusun jadwal intim berdua. "Ini tampak seperti hal seksi terakhir di planet, namun menjadwalkan untuk berhubungan intim bisa membantu pasangan dalam membangun gairah," kata Morse, mengutip dari The Cut.

Agar tidak membosankan, jangan cuma susun waktunya tetapi juga ciptakan sensasi yang baru. Seperti melakukan di ruangan lain selain kamar, menggunakan pakaian tidur kesukaan suami, bahkan memilih posisi seks favorit.

2. Komunikasikan kebutuhan
Ambil waktu untuk mengomunikasikan dan saling mencurahkan perasaan mengenai apa yang Anda rasakan atau apa yang diinginkan dari pasangan. Misalnya saja, ada bagian tubuh yang masih terasa sakit usai bersalin.

Selain itu, ungkapkan hal-hal yang menjadi kekhawatiran. Sebab proses melahirkan membawa banyak perubahan pada fisik ibu. Rasa tak percaya diri kerap membuat gairah dan kepercayaan diri menurun seperti munculnya stretch mark di mana-mana atau tenaga yang sudah tidak sebesar dulu.

3. Goda lewat pesan teks

Jika selama ini Anda malu mengatakan langsung pada suami, maka coba inisiasi ajakan bercinta kepada suami melalui teks. (Foto: AFP PHOTO / ROSLAN RAHMAN)

Daripada bertanya 'Mau makan apa nanti malam?', coba tambahkan 'bumbu' agar chat terasa lebih panas dan suami tak sabar ingin pulang. Kirim teks tentang keinginan Anda saat dia sudah di rumah.

"Jangan takut untuk menuliskan dengan spesifik. Ingat lagi detail soal salah satu pengalaman paling menyenangkan, deskripsikan busana yang akan dikenakan atau mungkin kirim foto Anda saat mengenakannya," ujar Morse.

Cara ini efektif untuk membangun keintiman sepanjang hari sehingga saat suami sudah di rumah, dia tahu apa yang harus dilakukan. Anggap saja teks tadi adalah foreplay.


4. Pelan-pelan saja
Perubahan hormon pascamelahirkan dapat membuat jaringan vagina lebih sensitif. Vagina, rahim, dan leher rahim Anda masih berproses untuk kembali ke ukuran normal. Terlebih faktor sedang menyusui yang dapat menurunkan libido.

Tidak ada batas waktu pasti yang mengatakan berapa lama Anda bisa berhubungan seks kembali setelah melahirkan. Namun, sebagian besar dokter merekomendasikan wanita menunggu empat hingga enam minggu setelah persalinan.


Setelah dokter memperbolehkan untuk melanjutkan aktivitas seksual, Anda mungkin masih harus melakukannya dengan lembut dan hati-hati. "Sejauh ini saya selalu mengingatkan untuk pelan-pelan saja, jangan langsung melompat pada penetrasi. Pelajari kembali intimasi, ambil waktu untuk kencan lagi," kata penulis sekaligus pekerja sosial klinis di California Jolene Hui, dilansir dari Our Mama Village.

Dia meyakini para ibu begitu bersemangat saat kembali ke 'ranjang'. Namun perlu diperhatikan jika yang dilakukan adalah seks hingga penetrasi. Hentikan jika istri merasa tak nyaman atau sakit. Selalu komunikasikan segala sesuatunya dengan pasangan.

5. Menonton 'film biru' berdua

Anggap aktivitas ini sebagai hal yang menyenangkan untuk dilakukan berdua dengan pasangan sekaligus untuk menambah variasi baru yang tak terpikirkan sebelumnya. (Foto: Istockphoto/Pagadesign)

Siapa bilang menonton film biru harus sembunyi-sembunyi dari pasangan? Temukan apa yang Anda dan pasangan sukai dan tontonlah berdua. Video bisa membantu pasangan meningkatkan mood sekaligus mencetuskan ide-ide permainan ranjang yang baru.

"Bisa juga dengan menemukan cerita atau novel erotis dan baca secara bergantian. Lihat saja berapa banyak halaman yang bisa Anda lalui sebelum Anda tidak bisa membiarkan tangan diam saja," kata Morse.

6. Coba hal baru
Rutinitas kerap membuat orang terjebak pada rasa bosan. Ini tak hanya soal kehidupan sehari-hari, tapi juga kehidupan seksual.

"Ciptakan pengalaman baru berdua dengan berusaha mencoba hal baru. Mau ambil kursus masak, bermain ski untuk pertama kali, atau jalan-jalan di sisi kota yang tak pernah dikunjungi, mendobrak rutinitas bisa memperbaharui keintiman," jelas Morse.

(els/fef)