Triclosan, Zat Antibakteri di Sabun yang Lemahkan Tubuh

tim, CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 08:10 WIB
Triclosan, Zat Antibakteri di Sabun yang Lemahkan Tubuh Foto: Istockphoto/AlexRaths
Jakarta, CNN Indonesia -- Sabun dan pasta gigi Anda bisa jadi memberikan dampak buruk untuk kesehatan. Jika tak percaya, coba cek di belakang kemasan sabun atau pasta gigi, jika masih mengandung triclosan maka produk pembersih tubuh itu berbahaya untuk kekebalan tubuh. 

Seperti yang diungkap Medical Daily, Kamis (9/8), triclosan merupakan zat kimia yang dinilai ampuh sebagai agen antibakteri. Sayangnya, kemampuan itu kini dikaitkan dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh, seraya meningkatkan alergi, asma, dan eksim terutama pada anak-anak.


Efek kesehatan paling serius akibat rutin menggunakan produk pembersih berbahan triclosan kini sedang terjadi di AS. The Food and Drug Administration (FDA) menyatakan, penggunaan triclosan yang tidak sesuai aturan, dapat menyebabkan resistensi antimikroba (AMR).


AMR dapat meningkatkan kemungkinan munculnya bakteri super kebal terhadap sebagian besar jenis antibiotik. Mikroba yang kebal tersebut menjadi lebih sulit untuk diobati dan membutuhkan dosis antibiotik yang lebih tinggi.

Semakin sering orang menggunakan produk pembersih tubuh dengan triclosan, kemungkinan bakteri untuk bermutasi dan menghasilkan generasi yang mampu melawan antibiotik, menjadi lebih tinggi.

Kondisi tersebut membuat FDA melarang penggunaan triclosan pada sabun cair di AS pada tahun 2020.

Perusahaan yang menggunakannya pun tidak dapat membuktikan bahwa sabun mandi dengan triclosan lebih efektif dalam mencegah penyakit, ketimbang sabun mandi tanpa bahan tersebut.

Walau triclosan masih diizinkan untuk digunakan pada produk kebersihan pribadi lainnya, FDA dan para ahli merekomendasikan konsumen untuk memilih produk hand sanitizer berbahan dasar alkohol, atau sabun mandi dengan kandungan sabun dan air. Ketimbang agen antibakteri kuat seperti triclosan.

(ayk/chs)