Menguak Mitos Tomat untuk Memperbesar Penis

tim, CNN Indonesia | Selasa, 20/08/2019 22:27 WIB
Menguak Mitos Tomat untuk Memperbesar Penis Meurut mitos yang beredar, tomat bisa membantu memperbesar penis. Namun benarkah mitos ini? (WDnet/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Eksplorasi seputar area selangka tampaknya tak akan ada habisnya termasuk menyoal penis.

Pria-pria tampaknya merasa diri perkasa saat memiliki ukuran penis luar biasa. Terbukti iklan 'Mak Erot' masih menempel di tiang-tiang listrik berdampingan dengan sedot WC dan badut ulang tahun

Di mancanegara, persoalan ukuran penis sampai-sampai dilayangkan pada laman Quora. Ada yang bertanya tentang tomat sebagai cara alami memperbesar penis. Terdengar aneh tapi tak dimungkiri kalau berbagai bahan alami memang kerap dijadikan orang untuk memperbaiki kesehatan dan juga pengobatan alternatif. Namun, benarkah tomat bisa memperbesar penis?


Sayangnya, tak ada riset yang mendukung bahwa menyantap tomat atau sajian berbahan dasar tomat bisa menambah ukuran penis. Namun ini bukan berarti tomat sama sekali tak membawa manfaat buat kehidupan seks dan juga untuk organ intim pria. 


Melansir dari Metro, pria yang mengonsumsi tomat dan sajian mengandung tomat 10 porsi per minggu memiliki risiko kanker prostat 18 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi tomat. Berdasarkan studi yang diterbitkan di jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, tomat mengandung likopen menangkal racun penyebab kerusakan sel. 

Selain itu, tomat bisa jadi penolong buat pria-pria yang menghadapi masalah infertilitas alias mandul. 

Tomat akan membantu memperbaiki bentuk dan meningkatkan kelicahan spermaFoto: Istockphoto/BlackJack3D
Tomat akan membantu memperbaiki bentuk dan meningkatkan kelicahan sperma


Konsumsi tomat dalam jumlah banyak bisa meningkatkan 'kemanjuran' sperma. Pada riset, partisipan yang makan tomat memiliki sperma yang lincah berenang dan normal. Selain itu, likopen yang juga bertindak sebagai antioksidan berfungsi meningkatkan aliran darah sehingga ereksi semakin kuat dan lama.

"Oksidasi disebut-sebut mendasari kasus mandul dan kanker prostat, dan kita tahu bahwa antioksidan baik untuk pembuluh darah baik di jantung maupun penis. Tetapi mekanisme tindakan tomat yang tepat tidak didefinisikan dengan baik," jelas Paul Turek, ahli urologi dalam laman Health. 

"Likopen adalah satu dari antioksidan alami yang paling kuat."

Namun selain membantu untuk kesehatan penis, tomat juga biasa digunakan untuk kecantikan. Tomat biasa dijadikan masker kecantikan untuk mencerahkan, menyehatkan, dan menghaluskan kulit. 



(els/chs)