Pasca-Dikecam, Kim Kardashian Ganti 'Kimono'

tim, CNN Indonesia | Rabu, 28/08/2019 17:55 WIB
Pasca-Dikecam, Kim Kardashian Ganti 'Kimono' Kim Kardashian mengganti nama label shapewear-nya dari kimono menjadi Skims Solutionwear (AFP PHOTO / ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk dugaan perampasan budaya JepangKim Kardashian akhirnya mengganti nama produk shapewear-nya. Dia mengganti nama Kimono menjadi SKIMS Solutionwear.

Mengutip AP, bintang reality show dan istri Kanye West ini mengungkapkan dalam instagramnya bahwa dia mengubah nama labelnya setelah melewati pemikiran dan pertimbangan yang matang.

Kim Kardashian mengatakan kepada WSJ Magazine sebelumnya bahwa tujuannya memilih nama Kimono adalah hal 'iseng.' Tak ada maksud dirinya untuk sengaja mempermainkan atau mengolok. Namun dia mengaku tak mengantisipasi adanya cercaan dan kritik dari warganet, termasuk warga Jepang.


Menurut laporan AS, tahun lalu Kim mengajukan hak paten dengan nama Kimono Intimates. 


Hak paten inilah yang juga membuat banyak orang kesal. 

"Tolong hormati budaya Jepang. Kata Kimono seharusnya tidak menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan oleh satu perusahaan dan mengambil untung dari #culturalappropriation (penyalahgunaan budaya)," cuit seseorang. 

"Kenapa disebut kimono kalau itu adalah gaya pakaian yang sama sekali berbeda,"cuit seseorang di twitter. 

[Gambas:Instagram]

"Kami mengerti kalau Anda memasukkan namamu di dalamnya, tapi kimono adalah nama busana tradisional Jepang."

Kecaman dari masyarakat luas--khususnya Jepang--membuat Kim tersinggung. Meski awalnya bersikeras menolak dan mengaku tak bermaksud bersikap tidak menghormati budaya Jepang, model berusia 38 tahun ini akhirnya luluh.

"Saya selalu mendengarkan, belajar, dan menjadi lebih baik. Saya sangat berterima kasih dengan banyaknya perspektif yang kalian tunjukkan pada saya," ujar Kim dalam cuitan Twitternya, mengutip New York Post.

Tak cuma warganet, namun wali kota Kyoto Daisaku Kadokawa sampai menulis surat terbuka untuk Kim beberapa waktu lalu.


"Kimono adalah pakaian tradisional yang kami [masyarakat Jepang] pelihara. Dalam sejarahnya, pendahulu kami telah memperkenalkannya dengan berbagai upaya," tulis Kadokawa.

Kimono, ditambahkan Kadokawa, adalah warisan budaya yang sangat dihargai. Kimono melambangkan rasa keindahan, semangat, dan nilai-nilai filosofis Jepang.

(chs)