Buat Sandal Jepit Rp6 Juta, Hermes Diolok-olok Warganet

tim, CNN Indonesia | Selasa, 03/09/2019 16:02 WIB
Buat Sandal Jepit Rp6 Juta, Hermes Diolok-olok Warganet Setelah Balenciaga merilis anting tutup botol, Louis Vuitton merilis jenga, kini giliran Hermes yang merilis sandal jepit 'standar' dengan harga yang fantastis. (Screenshot via Web Hermes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berbagai label fesyen mewah kini tak lagi bersaing untuk meluncurkan berbagai produk fesyen standar atau basic.

Setelah Balenciaga merilis anting tutup botol, Louis Vuitton merilis jenga, kini giliran Hermes yang merilis sandal jepit 'standar' dengan harga yang fantastis.

Mereka membuat berbagai benda-benda biasa yang 'murah' dan mengemasnya sebagai 'mode.' Transformasi benda murah menjadi mode yang mahal itu pun jadi bahan olok-olok warganet.


Label fesyen baru yang menjadi bahan olok-olok adalah Hermes. Label asal Paris ini meluncurkan sandal jepit untuk koleksi musim panasnya. Sandal ini terlihat tak berbeda dengan jenis sandal jepit pada umumnya. Sandal jepit polos dengan aneka warna dari kuning, merah marun, sampai hitam.

Di bagian strapnya hanya ada logo "H" kecil yang melambangkan Hermes.


Mengutip laman resminya, Hermes menjual sandal jepit ini dengan harga US$445 atau setara dengan Rp6,3 juta.

Sandal jepit ini digambarkan sebagai sandal jepit yang memiliki sol busa. Lapisan sandalnya dibuat dengan lapisan kulit anak sapi. Namun warganet mengaku sulit untuk membedakannya dengan sandal jepit pada umumnya.


"Biasanya saya menemukan hal-hal seperti ini sangatlah menghibur dan jadi tertawa. Namun saya benar-benar bingung dengan ini," tulis seseorang di Facebook.

"Ini benar-benar sandal jepit. Tak ada bulu burung unta, anting berlian, atau apropriasi kelas pekerja fesyen yang penuh gaya. Ini hanya sandal jepit biasa," ucap orang lainnya, dikutip dari Metro.

"Biasanya hanya seharga US$10 tapi dari Hermes jadi seharga US$485. Dan mungkin bisa bisa buat lecet."

(chs)