Forever 21 Dituduh 'Mencuri' Gaya Ikonik Ariana Grande

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 09:05 WIB
Forever 21 Dituduh 'Mencuri' Gaya Ikonik Ariana Grande Ilustrasi. Forever 21 digugat ke pengadilan gara-gara menampilkan model bergaya ala Ariana Grande dalam konten promosinya. (Timothy Hiatt/Getty Images for Forever 21/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Ariana Grande menggugat label busana Forever 21 atas beberapa dugaan pelanggaran. Label fesyen asal Amerika Serikat itu salah satunya dituduh meniru gaya khas Grande untuk mempromosikan beragam produk tanpa seizinnya.

Gugatan diajukan di pengadilan distrik Los Angeles, California, AS pada Senin waktu setempat. Gugatan menyebut, promosi 'gadungan' itu dimaksudkan untuk membuat konsumen percaya bahwa Grande mendukung produk-produk Forever 21.

Melansir CNN, dalam gugatannya, tim hukum menyebutkan bahwa pernah adanya rencana kerja sama antara Grande dan Forever 21. Namun, rencana itu urung. Pihak Grande menolak lantaran Forever 21 enggan membayar biaya kontrak kerja sama.


Masih dalam dokumen yang sama, Forever 21 dituduh menerbitkan setidaknya 30 gambar dan video yang menyalahgunakan nama, rupa, dan musik milik Grande.

Diketahui, beberapa konten promosi Forever 21 dalam platform Instagram menghadirkan foto seorang model yang mirip dengan Grande. Gaya rambut hingga pakaian yang dikenakan percis seperti penampilan Grande pada video musik "7 Rings".

Beberapa keterangan juga menampilkan potongan lirik lagu milik Grande.

Namun, kini Forever 21 telah menghapus beberapa gambar Instagram yang dimaksudkan dalam gugatan.

Pihak Grande menyebut bahwa Forever 21 baru menghapus beberapa unggahan promosinya terkait Grande pada 17 April 2019. Padahal, mereka mengklaim, permintaan untuk menghapus beberapa unggahan konten promosi telah dilontarkan sejak Februari lalu.

Grande menuntut ganti rugi sebesar US$10 juta untuk tuduhan pelanggaran hak cipta, pelanggaran merek dagang, dan beberapa dugaan pelanggaran lainnya.

Forever 21 tak mau terlalu ramai mengomentari gugatan. Untuk sementara waktu, label yang berbasis di Los Angeles, California, AS ini hanya membantah tuduhan tersebut.

"Kami adalah pendukung Ariana Grande. Kami [bersama Grande] telah bekerja sama secara resmi selama dua tahun. Kami berharap akan menemukan solusi yang dapat disepakati bersama dan dapat terus bekerja sama di masa depan," tulis keterangan Forever 21.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)