Cara Menghindari Kutu Saat Berkemah

CNN Indonesia | Rabu, 04/09/2019 11:51 WIB
Cara Menghindari Kutu Saat Berkemah Ilustrasi. (StockSnap/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Melakukan kegiatan di luar ruangan, khususnya bagi warga kota, adalah sesuatu yang kerap dinanti. Berkemah biasanya dipilih menjadi aktivitas untuk mengisi liburan akhir pekan, bahkan libur panjang.

Berbagi waktu dengan alam, menikmati sejuknya udara di sebuah tempat, atau sejenak menjauh dari rentetan notifikasi dunia virtual adalah beberapa alasan untuk berkemah.

Sayangnya aktivitas ini bukan tanpa 'ancaman', salah satu hal yang paling kecil adalah kehadiran kutu. Meskipun kecil namun kutu tetap dapat mengganggu setiap makhluk, termasuk manusia, dengan agresif.


Mengutip Travel Awaits, Rabu (4/9), berikut adalah beberapa cara untuk menghindari kutu saat berkemah.



Bertanya kepada petugas setempat
Pemandu wisata atau petugas taman nasional adalah beberapa orang yang tepat untuk diajak bicara tentang hal apa saja terkait lokasi berkemah, termasuk hal yang kecil seperti kutu. Sebaiknya cari tahu ada hewan apa saja di tempat itu dan apakah mereka kerap dihinggapi kutu.

Hindari daerah rerumputan
Kawasan yang dipenuhi rumput memang terlihat menyenangkan, namun ingat jika tidak hanya manusia saja yang suka akan tempat hijau. Jika ingin mendirikan tenda, hindari daerah rerumputan agar tidak kedatangan tamu tak diundang, salah satunya kutu.

Jangan pakai baju terbuka
Jika ingin aman, gunakan pakaian yang tertutup untuk perlindungan yang optimal. Memang sekilas akan terasa kurang nyaman karena terasa lebih gerah, namun akan lebih tidak menyenangkan jika menggunakan pakaian terbuka dan menjadi sasaran kutu.



Kenakan pakaian berwarna terang
Kutu memang tidak peduli dengan dunia fesyen, namun dengan mengenakan warna hitam maka akan mudah bagi mereka untuk hinggap di pakaian seseorang tanpa diketahui. Satu hal yang patut diingat, kutu adalah jagonya menyamar.

Gunakan semprotan anti serangga
Selain nyamuk, kutu juga akan kapok dengan semprotan anti serangga ini. Selain dipakai di kulit, semprotkan juga ke pakaian. Tapi pilihlah yang berbahan ramah lingkungan agar tidak merusak ekosistem di lokasi berkemah.

[Gambas:Video CNN] (agr)