Beragam Cara Menuju 'Pulau Surga' Palawan

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 20:29 WIB
Beragam Cara Menuju 'Pulau Surga' Palawan Pemandangan Pulau Palawan di Filipina. (Istockphoto/R.M. Nunes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Filipina menjadi saingan terberat Indonesia dan Thailand dalam hal destinasi wisata tropis. Gugusan pulau-pulau di sana tak hanya, namun juga menjadi habitat beragamnya flora dan fauna.

Salah satunya adalah Palawan, yang menjadi pulau terbaik di dunia versi Travel+Leisure tahun 2017.


Pulau Palawan yang terletak di wilayah barat Filipina ini, dikelilingi 1.800 pulau kecil dan mendapat predikat sebagai Situs Warisan Dunia dari UNESCO.


Tak heran jika banyak wisatawan, khususnya dari mancanegara, berminat mengunjungi tempat ini.

Untuk mengunjunginya, ada dua jalur yang biasa ditempuh oleh para wisatawan yakni udara dan laut.

[Gambas:Instagram]


Ada empat gerbang masuk lewat jalur udara di yakni Bandara El Nido, Bandara Puerto Princesa City, Bandara Cesar Lim Rodriguez, dan Bandara Francisco Reyes.

Sedangkan untuk jalur laut, ada dua tempat yang harus dituju dari Manila yakni Pelabuhan Puerto Princesa atau Coron.

Terkait rute Manila ke Puerto Princesa City, ada tiga maskapai yang beroperasi setiap harinya yakni Air Philippines, Cebu Pacific, dan Philippine Airlines.

Sedangkan dari Cebu ke Puerto Princesa City, hanya tersedia maskapai Cebu Pacific.


Untuk jalur laut, jadwal pemberangkatan dari Manila menuju Puerto Princesa dilakukan setiap hari Kamis dan jadwal kembali berlangsung setiap hari Sabtu.

Perjalanan laut dari manila memerlukan waktu 18 sampai 22 jam, tergantung besarnya gelombang. Waktu ini sudah termasuk waktu berhenti di Coron.

Jika berangkat dari Coron, maka kapal menuju Puerto Princesa akan berangkat hari Jumat dan kembali hari Sabtu. Namun ada kapal Super Ferry yang berangka hari Sabtu dan kembali hari Minggu.

Jika sudah sampai di Pulau Palawan, wisatawan akan mudah berkeliling pulau ini. Tapi cara yang paling efektif untuk mengelilingi pulau ini adalah dengan jip atau motor, karena kendaraan umum amat jarang di sini.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNN]

(agr/ard)