Stand Up Paddle, 'Amunisi' Baru Sport Tourism di Bali

CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 15:17 WIB
Stand Up Paddle, 'Amunisi' Baru Sport Tourism di Bali Ilustrasi Stand Up Paddle. (REUTERS/Axel Schmidt)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bali dikenal sebagai surganya wisata berbasis kebudayaan dan alam, namun tidak dengan olahraga. Satu-satunya ajang olahraga yang terkenal di Pulau Dewata ini adalah surfing atau berselancar.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, mengatakan pengembangan olahraga bahari Stand Up Paddle (SUP) diharapkan bisa mendongkrak sport tourism di Pulau Dewata.


Peningkatan wisata di Bali, ia melanjutkan, dapat dilakukan dengan pengembangan, diversifikasi, perluasan, dan penguatan daya tarik wisata. Salah satunya adalah memperbanyak kegiatan wisata berbasis olahraga seperti marathon, balap sepeda, triatlon, surfing, dan SUP.


"Provinsi Bali memiliki potensi untuk mengembangkan sport tourism tersebut dengan didukung alam serta pemandangannya yang indah," kata Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (11/9).
"Stand Up Paddle (SUP) menjadi salah satu olahraga yang populer belakangan ini. Didukung pemandangan alamnya yang indah, maka menurut saya olahraga bahari ini sangat tepat dikembangkan di Bali. Hadirnya SUP ini akan membangkitkan sport tourism dan berkontribusi positif bagi pariwisata Bali."

Sementara itu, Ketua Panitia Stand Up Paddle Race and Party 2019 Aan Nugroho mengatakan penyelenggaran SUP Race and Party 2019 masuk dalam agenda Minawisata Festival yang dilaksanakan di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung.

Kegiatan ini akan menjadi sarana untuk mendukung sport tourism, dan promosi bagi pariwisata Pantai Kedonganan khususnya dan Bali pada umumnya.

"Kami harap kegiatan ini akan terus berkembang, para peserta dapat menikmati keindahan alam Bali melalui sport tourism," ucap Aan Nugroho.

SUP Paddle Race and Party 2019 akan dilaksanakan pada 21 September 2019, dan dihadiri lebih dari 100 Stand Up Paddler dari berbagai daerah di Indonesia.
[Gambas:Video CNN] (ANTARA/agr)