Cascamorras, Festival 'Tergelap' di Spanyol

CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 14:30 WIB
Cascamorras, Festival 'Tergelap' di Spanyol Pemandangan di Festival Cascamorras, Baza, Spanyol. (AFP PHOTO / JORGE GUERRERO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada banyak festival seni budaya di Spanyol, tapi festival Cascamorras bisa dibilang yang paling "gelap".

Festival Cascamorras diselenggarakan di Baza, kawasan di selatan provinsi Granada, Spanyol. Festival tahunan ini digelar setiap 6 September.

Festival "gelap" ini digelar sebagai perayaan berdamainya dua kampung - Baza dan Guadix - yang sempat berseteru pada abad ke-15 akibat ada oknum yang ingin mencuri pajangan dari gereja lokal.



Masyarakat Guadix melihat pencuri lari ke Desa Baza. Mereka langsung melakukan pengejaran sambil melempari pencuri dengan minyak hitam.

Hingga saat ini saling melempar cat hitam menjadi tradisi dalam festival Cascamorras.

Cat hitam yang digunakan diklaim ramah lingkungan dan tak membahayakan kesehatan.

Di pagi hari saat memulai festival, masyarakat Guadix mengunjungi Desa Baza yang berjalan tiga kilometer.

Setelah saling bersilaturahmi, mereka langsung mulai saling melempar cat hitam ke orang sekitar.

Anak kecil sampai orang tua bersukacita dalam festival unik ini.

Tahun ini sebanyak 15 ribu peserta turun ke lapangan dan melumuri badannya dengan cat hitam.


Terletak di lereng bawah Pegunungan Sierra de Baza, Baza adalah kota yang menarik dengan warisan sejarah yang kaya.

Baza dan Taman Alam Sierra de Baza menjadi destinasi populer di kalangan turis pecinta alam.

Baza telah dinyatakan sebagai Tempat Bersejarah Nasional dengan keberadaan monumen bersejarahnya, mulai dari bangunan peninggalan Muslim Medina dan benteng kuno Alcazabar.

Ada banyak atraksi budaya lainnya, termasuk Pemandian Arab, kota tua Moor serta arsitektur sipil dan militer yang menghiasi kota.

Patung bersejarah, La Dama de Baza, yang dibangun dari nekropolis Iberia tahun 400 SM, berada tepat di luar Baza.

Municipal Museum of Baza memiliki sejumlah pameran menarik minat arkeologis, dengan artefak dari era Iberia, abad pertengahan, Romawi, dan prasejarah.

Baza mengalami musim panas yang panjang dan hangat namun musim semi yang berganti dengan cepat ke musim gugur.

Musim dingin bisa sangat dingin, tetapi cenderung kering dengan hari hujan yang jarang.

(AP /ard)