Tips Berkemah Bersama Bayi

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 09:21 WIB
Tips Berkemah Bersama Bayi Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi para petualang memiliki bayi adalah pengalaman tersendiri dalam kehidupannya, tapi konsekuensinya agenda bertualang akan berubah drastis saat sang buah hati lahir.

Mau tidak mau, mereka harus menahan hasrat bertualang dan mendahulukan kepentingan sang bayi. Namun tak jarang yang nekat membawa bayinya pergi ke alam untuk mengenalkannya secara dini.

Mengutip sunset, Rabu (11/9), berikut adalah rangkaian hal yang harus diperhatikan sebelum pergi berkemah bersama bayi.

Pertimbangkan usia bayi
Jangan paksakan hasrat untuk pergi ke alam kepada sang buah hati, sebaiknya tunggu usia bayi lebih dari satu tahun. Hal ini ditujukan agar kondisi fisik sang bayi cukup kuat untuk berada di luar ruangan. Ada baiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum pergi berkemah dengan bayi, untuk mengetahui detil kondisi sang bayi.


Pilih area berkemah yang tepat
Jangan pernah memaksakan kehendak untuk berkemah di tempat ekstrim, karena kemampuan tubuh sang bayi jauh berbeda dengan orang dewasa. Ada baiknya orang tua memilih glamping ketimbang berkemah di alam terbuka terlebih yang suhunya cukup ekstrim. 
Gunakan tenda yang besar
Meskipun hanya pergi bertiga, namun disarankan untuk membawa tenda berukuran besar (minimal tenda untuk empat orang) agar ruang gerak dan peralatan bayi tidak terbatas. Selain itu tenda berukuran besar juga tidak lebih merepotkan ketimbang yang berukuran kecil.

Siapkan keperluan bayi dengan matang
Beberapa keperluan bayi seperti popok, baju, pakaian hangat, kaos kaki, dan lainnya sebaiknya dipersiapkan dengan matang. Jangan sampai kekurangan saat sedang berkemah bersama bayi, karena ini akan membuat suasana liburan menjadi tidak menyenangkan. Pastikan kebutuhan bayi tidak kekurangan agar kesehatannya tetap terjaga.

[Gambas:Video CNN] (agr/ard)