Untuk mewujudkannya, pengamat burung sekaligus fotografer satwa liar menilai pembangunan infrastruktur yang ramah terhadap lingkungan perlu dikembangkan untuk menjaga kelestarian hutan, khususnya di Papua.
"Di Raja Ampat sendiri, dari pada udara, lebih baik optimalisasi laut," kata Ady Kristanto seperti yang dikutip dari Antara, Jumat (13/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya pembangunan bandara. Kita lihat dulu apakah ini dibangun melewati cagar alam atau tidak," ujarnya.
"Kalau kasus di Waigio dia kan sudah membelah cagar alam."
Kemudian untuk pembangunan infrastruktur di Raja Ampat pemerintah bisa mengoptimalkan jalur laut dalam upaya mendorong pariwisata di sana.
"Untuk ke Misool, ngapain bangun bandara di sana? Kapal-kapal juga menarik kok," tegasnya.
Dia berharap pemerintah bisa melakukan kajian terlebih dahulu sehingga pembangunan infrastruktur tidak mengganggu habitat dan keanekaragaman hayati di Papua.
"Takutnya malah gara-gara pembangunan bandara, burung-burung jadi kabur. Wisatawan mau lihat apa?" ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (antara/agr)